Menanggapi Kepindahan Coutinho ke Barcelona

11.21

Untuk blog. Untuk fans Liverpool. Yang bukan juga boleh baca, dong, tapi harus pindah jadi pendukung Liverpool dulu. Hehehehe. 

Akhir Desember adalah sesuatu yang indah untuk dibayangkan para fans Liverpool. Pembelian yang dilakukan Liverpool atas Virgil Van Dijk dari Southampton dengan mahar 75 juta pounds menjadikan rekor termahal dunia transfer bola buat posisi bek membuat para fans Liverpool terfana, terfoya-foya, bergembira ria. Seluruh dunia juga menyambutnya dengan melakukan pesta kembang api. 

Pasalnya, Virgil Van Dijk yang diturunkan setelah pembelian itu pada laga lawan Everton di ronde ketiga FA Cup, langsung menunjukkan tanduknya dan membuktikan kalau harga semahal itu adalah pantas untuk dirinya. Debut manis kayak kamu berhasil dilakukan Van Dijk, pemain asal Belanda itu melakukan performa apik di lini belakang sekaligus menunjukkan tajinya sebagai pencetak gol handal dengan mencetak gol penentu kemenangan The Kop lewan sundulan banteng supernya.

Namun, seperti kata Deadpool bilang di film pertamanya, "Life is an endless series of trainwrecks with only brief, commercial-like breaks of happiness."  ketika dia sedang bahagia-bahagianya dengan Vanessa lalu tiba-tiba terserang kanker.

Sehari setelah kemenangan manis atas debut Van Dijk, sebuah pengumuman dilakukan oleh Liverpool dan Barcelona pada 6 Januari 2018. Pengumuman tentang kepergian salah satu pemain terbaik yang dimiliki Liverpool saat ini, eh, salah, karena udah deal berarti salah satu mantan pemain terbaik Liverpool saat ini, Philippe Coutinho Correia.

Setelah sempat alot dan ditolak beberapa kali oleh Liverpool sejak musim panas tahun lalu, Barcelona akhirnya mendapat persetujuan dari Liverpool untuk mendapatkan jasa Coutinho dengan mahar sebesar £142 juta (pounds) atau €160 juta (euro). Kalo dirupiahin duit segitu senilai 2,5 Triliun yang kemungkinannya bisa dipake buat dijadiin dana APBN 2017 untuk LPDP, bisa juga buat pembangunan dan perawatan 120,5 KM Jalan Tol Trans-Papua, atau alokasi dana buat peningkatan distribusi listrik hingga 97% di Papua dan Maluku, mantap juga dipake buat pengadaan 300 bus TransJakarta, lebih berfaedah buat biaya 20.833 pernikahan senilai 120 juta rupiah per pasangan, dan bahkan naikkin haji 65.789 orang. Faktanya berdasarkan riset yang gw lakukan, uang segitu banyak kalo ditumpuk pake uang seratus ribu bisa mencapai ketinggian 2500 meter ngalahin gedung tertinggi dunia Burj Khalifa yang cuma 829,8 meter. 

Biaya tersebut pun masih menjadi terbesar kedua di dunia untuk transfer pemain kalah dari hasil jualan Neymar ke PSG dari Barcelona sebesar £222 juta pada musim panas 2017 kemarin. Nah, lho, lebih banyak lagi.

Barcelona bilang Coutinho udah dapet kontrak lima setengah tahun dengan buy-out clause sebesar £400 juta. Jadi, kalo ada tim lain yang mau beli dia pas kontraknya belom abis, harus ngumpulin £400 juta dulu yang bisa didapat dari tiga kali kasus korupsi e-KTP. Waduh, jangan, ya, bisa-bisa tercemar sebuah klub kalo duitnya haram buat beli pemain.

Hey, Bang, adek nyusul pindah ke Barca. [via: indosport.com]

Sebagai kopites, gw bisa bilang ini adalah salah satu momen yang paling bikin sedih setelah kepergian Suarez. Awalnya gw ngerasa biasa aja, mungkin karena itu fase awal-awal patah hati memang ada rasa penolakan kalo gw lagi patah hati. "Gw biasa aja, kok. Apa sih yang bikin sedih. Gw udah tau dari bulan Juni lalu pasti Coutinho bakal pindah ke Barcelona. Jangan lebay."

Lalu, ada fase marah-marah. Nyalahin keadaan. "Lagian, kenapa sih, Coutinho ini gak pindah dari dulu aja, huh? PHP banget. Terus, kenapa di paruh musim ini mainnya bagus? Dari 25 penampilan di musim ini di semua kompetisi nyumbang 15 gol sama 8 assist, kenapa pindah? Ibarat kayak obat flu yang namanya Procold Flu, kita itu udah Procold Flu bukan masing-masing Procold sama Flu lagi, udah nyatu, udah nyatu. Kenapa sih Barcelona gak beli Lallana aja yang mainnya gitu-gitu doang di pertandingan kemaren? Gampang jatoh lagi, tapi ngehasilin penalti, juga, sih. Dua pertandingan kemaren tanpa Coutinho jadinya Liverpool pola penyerangannya membosankan. Hufft."

Kalo di dunia nyata, sepengalaman gw berurusan sama orang, dinamikanya itu kayak cuma batu loncatan. Gw tau kok rasanya cuma dijadiin batu loncatan oleh seseorang. Seseorang yang cuma mau temenan sama gw ketika ada maunya doang. Mau temenan sama gw ketika dia lagi susah, tapi pas dia udah sukses, dia jadi lupa diri dan pergi.

Tapi sebagai teman yang baik gw ikut bahagia kalo dia sukses sekaligus bilang, djan*uk pisan sia teh! Ari aing keur butuh pisan ka sia, sia naha kalah kabur? Piany*ngeun pisan ari sia!



Lalu ada fase penerimaan. Gw sudah cukup bisa nerima Coutinho pindah ke Barcelona dengan melampiaskannya memasang insta story foto screenshootan foto teman gw si Lutfi yang juga bikin insta story dengan memasang foto Coutinho dengan kata-kata, "Apa ini definisi Sakit? Peningkatan performamu hanya sekedar pemanis perpisahan. Goodluck amigo. (emoji nangis darah)" Yap. Lagi ngetrend saling screenshoot foto instastory teman yang punya keresahan sama.

Selain itu gw juga mengunggah foto poster film "Film Stars Don't Die in Liverpool" di insta story dengan tulisan reason why Coutinho moves to Barcelona di atas tulisan "Don't Die in Liverpool" sebagai humor karena Coutinho sepertinya tidak mau mati di Liverpool. wqwqwq

Terima kasih Philippe Coutinho Correia, selama bergabung di klub kesayangan gw, engkau berhasil menyumbangkan 54 gol dan 46 assist dari 201 penampilan. Hampir berhasil memenangkan Premier League yang kandas waktu itu karena cuma finish di peringkat dua klasemen. Nyaris, men. Jurgen Klopp pun mengatakan bahwa sebagai klub sudah meminta Coutinho untuk tidak hengkang namun as a man, sebagai sesama pria sejati, gw ngerti dan gw salut engkau yakin 100 persen sama masa depan kalo masa depan engkau dan keluarga engkau adalah di Barcelona, yang padahal sedikit lagi kita juara Premier League sama UCL kali, Om Cou. Gw salut sama pendirian teguh elu, f*ck the people, right, isn't it? Jadi ingat film La La Land ketika Sebastian sama Mia berpisah maka hasilnya impian keduanya juga tercapai. Amiin.



Gw ingin menutup ini dengan komentar Jurgen Klopp akan perpisahan dengan Coutinho.

"Philippe telah membuat kontribusi fantastis pada klub ini selama lima tahun servisnya dan sama kecewanya seperti kami ia tidak ingin memperpanjang itu, dengan hubungan kami dengannya, berarti dengan berat hati kami mendoakan dia.


"Sang pemain tetap berdedikasi dan komitmen membantu kami memenangkan pertandingan, menampilkan performa bagus dan latihan keras setiap hari di Melwood setelah jendela musim panas tutup, meski gagal meyakinkan kami untuk mengizinkannya pergi di periode itu dan tingkat profesionalismenya mencerminkan sisi positif dia.

"Dapat dipahami suporter akan kecewa, ini selalu terjadi ketika Anda harus mengucap selamat tinggal dengan seseorang yang spesial. Tapi seberat apa pun menerimanya, ini adalah bagian dari hidup dan bagian dari sepakbola. Individu memiliki impian mereka sendiri dan target sendiri dalam hidup.

"Pemain akan datang dan pergi, itulah sepakbola, tapi sebagai klub kami cukup besar dan cukup kuat untuk melanjutkan dengan progres agresif kami di lapangan, bahkan ketika kami kehilangan seorang pemain penting. Kami tidak pernah ada di posisi lebih baik belakangan ini, sebagai klub, untuk bereaksi di jalur yang benar. Kami akan memanfaatkan kebesaran dan kekuatan untuk menyerap momen seperti ini dan terus melangkah ke depan."

Yap. Coutinho cuma gelembung di tengah samudera, cuma setitik daratan di tengah benua, sebutir pasir di gurun Sahara bernama Liverpool, karena kalo sebutir pasir di padang rumput itu blog si Mamba Hitam ini, dong. Liverpool lebih besar daripada pemain, walaupun pemain itu adalah seorang pemain bintang di lapangan. Liverpool berhasil menyulap pemain biasa menjadi luar biasa. Bodo amat. As Klopp said in the end, "Jadi dengan kami mengucap selamat tinggal pada Philippe, kami melanjutkan progres dan perkembangan kami, karena kami bekerja menuju tujuan yang sama... membawa pulang trofi ke Anfield."



(9-,-)9

Jangan lupa like, comment, dan juga subscribe jadi pembaca setia blog ini karena bakal ada review lagi kalo gue habis nonton film di bioskop yang pastinya yang terbaru dan terupdate. Selain itu, gue mungkin juga akan pos soal tips psikologi, keresahan keseharian, dan juga mungkin talking talking tentang Liverpool dan sepakbola. Stay tunes!! Kalo bisa subscribe via email, di sisi sebelah kanan blog ini karena gak perlu capek-capek buka browser kalo ada pos baru langsung masuk via email. Gokil gak tuch!


https://kumparan.com/@kumparannews/infografis-rp-2-5-triliun-uang-e-ktp-bisa-untuk-apa
https://kumparan.com/@kumparannews/mengukur-tinggi-tumpukan-uang-korupsi-e-ktp-rp-2-5-triliun
http://indonesia.liverpoolfc.com/news/latest-news/opini-klopp-soal-transfer-coutinho
https://www.transfermarkt.com/philippe-coutinho/leistungsdatenverein/spieler/80444
https://www.express.co.uk/sport/football/900898/Barcelona-News-LIVE-Updates-Philippe-Coutinho-Liverpool-Luis-Suarez-Real-Madrid-Transfer

You Might Also Like

0 komentar

Silahkan komentar, bebas, mau saran, pujian, kritik, sampe roasting, bebaslah!

si Mamba Hitam. 2014-2018.. Diberdayakan oleh Blogger.