Me and Baby Driver (2017) - A

20.34

Untuk blog.

Hei it’s me, again.

Baby Driver adalah sebuah judul film yangg nyeritain seorang pemuda bernama Baby yang punya penyakit tinitus—masalah pendengaran yang mengharuskan dia selalu mendengarkan musik via headset agar selalu fokus, kalo gak gitu telinganya akan berdenging. Yep, he’s a driver. Lebih ke driver yang agak keren dikit dari Grab Driver karena penumpangnya itu para penjahat dan tugas Baby adalah meloloskan para penjahat itu dari kejaran para polisi. Baby punya keinginan untuk melunasi hutangnya kepada Doc dan menjalani kehidupan normal layaknya orang-orang baik, tidak hidup dari uang haram dengan membantu kriminal.

Baby Driver movie  poster by Sam Gilbey

Baby yang diperankan oleh Ansel Elgort punya banyak sekali kemiripan sama gua. Setelan Baby itu sama persis yang selalu gua pake tiap kali berkendara di jalanan: pake celana jeans, kaos dibalut jaket varsity (yang gua pake varsity yang kawe tentunya), dan kacamata hitam dengan headset berkabel putih menghiasi telinga. Bedanya Baby kendaraannya mobil nah kalo gua motor dan harus pake masker supaya muka gak item dan diejekkin sama temen kampus, “Fauzy, kamu kok iteman, sih?”

Agak bangga dikit soalnya ditanya iteman berarti ternyata gua pernah putih, dong.

Baby orangnya gak banyak omong, he is a listener person. And it’s kind of really-really same with me. Film ini mampu menjawab bagaimana orang yang pendiam bisa mencurahkan perasaannya dengan baik. Karena sering mendengarkan musik, otomatis musiklah yang menjadi tumpuan curahan feelings seorang Baby. Gak cuma musik tapi iPod-nya juga beda-beda. “I got different iPods for different days, and moods,” kata Baby saat ngobrol dengan Debora, gebetannya.
 
Gua nonton film ini sewaktu nyampe pertama kali di Yogyakarta buat kuliah semester tiga sehabis libur. Film ini sangat mengingatkan gua untuk selalu jadi orang baik di mana pun gua berada, coba kalian perhatikan aja nonton film ini pas Baby beraksi di jalanan dia gak mau nerobos lampu merah.

Film ini emang sungguh-sungguh keren. Soundtrack-nya keren (Bellbottoms!, Was He Slow?, Carla Thomas - B-A-B-Y, The Commodores - Easy), ceritanya sama editing-nya keren (big respect sama Mr. Edgar Wright di bangku sutradara!), karakter-karakter selain Baby juga gak kalah keren. Ada Doc yang diperanin sama Kevin Spacey, karakternya sungguh berkharisma. John Hamm yang jadi Buddy di film ini juga sangat, sangat, sangat goks. Eiza Gonzalez-nya my Darling bangetlah., namanya juga Darling Dan yang terakhir yang paling ngeselin si Bats yang diperanin sama Jamie Foxx.

Pas nonton film ini juga gua pake jaket Varsity KW juga dan setelannya benar-benar mirip sama Baby. Pas lampu bioskop nyala karena filmnya udah abis, penonton di sekeliling gua kayak ngeliatin gua gitu dan matanya bertanya, “IH, KOK, BABY, LANGSUNG ADA DI KEHIDUPAN NYATA SIH?”
 
Karena gak mau diserbu massa langsung aja gua kabur, langsung nyari motor gua, masang headset, pake masker, nyalain mesin waktu, bayar parkir..
 
Dan beraksi di jalanan Yogyakarta.
 
Hell, yeah, I’m a screwdriver, Baby.
Yogyakarta –2, September, 2017.
(9-,-)9


You Might Also Like

4 komentar

  1. Wah aku nggak merhatiin kalau Baby nggak mau nerobos lampu merah. Kamu jeli sekali, Faby. Fauzy Baby. Mhuahahahahahahaha.

    Hmmm. Jadi kamu ngerasa terhubung sama Baby Driver ya. Berarti kamu juga pendiam orangnya? Makin ngebaby aja nih orang Kuningan satu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tiap nonton film pasti selalu ngecocokin diri sendiri sama karakter yang menurut gua keren, Kak Icha. Udah kebiasaan sejak masih konsepsi tiap liat sperma keren pasti bawaannya pengen masuk ke sel telur. Lho, kok gak nyambung?
      .
      Iya, dong, gua jeli banget orangnya tapi gua gak jeli ngeliat kode-kode gebetan pengen ditembak (pake AK47).

      Hapus
  2. Director yg bikin Shaun of the Dead sama Scott Pilgrim ini kan yes. Banyak yg bilang bagus film ini, tapi nunggu BRRip deh.
    Tapi itu pake earphone malah kayak tukang gojek

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tambahin daftarnya Kang Arif:
      Shaun of the Dead
      Scott Pilgrim vs The World
      Hot Fuzz
      The World's End
      Baby Driver
      .
      Ikut nulis naskah The Adventures of Tintin sama Ant Man (tadinya mau jadi sutradaranya tapi gak jadi)
      .
      Yeah, blog gua dikunjungin penulis tirto.id!! *standing ovation*

      Hapus

Silahkan komentar, bebas, mau saran, pujian, kritik, sampe roasting, bebaslah!

si Mamba Hitam. 2014-2018.. Diberdayakan oleh Blogger.