Monday, May 8, 2017

Kenapa Harus Nonton "Guardian of the Galaxy Volume II?"

Ini untuk pertama kalinya, Mamba nulis di sini. Setelah sebelumnya blog yang pake namaku malah diisi sama si biadab Fauzy Husni Mubarok sama curhatannya yang alay-alay. Dan, mau ngasih tau aja, blog ini sekarang ada penulis barunya, namanya Abdul Hadi, ngerekrut pas abis makan kangkung di restoran pinggir jalan (yang sebetulnya tidak pantas disebut restoran, lebih pantas disebut warung), biar blog ini rame. Gak sepi, kayak hatinya si biadab Fauzy Husni Mubarok yang udah ngisi blog ini sama curhatannya yang alay-alay.

Siapa sih, Mamba? Kok muncul tiba-tiba? Kayak bau kentut yang gak ada bunyinya? Iya, Mamba itu bisa dibilang senior dari Fauzy sama Hadi, soalnya selalu ngajarin mereka. Udah gitu aja. Pengen muncul di blog ini soalnya kemarin habis ganti domain. Cieee. Ciee. Tugas aku di sini nonton film dan nulis tentang film.

Kemarin, sama Fauzy abis nonton Guardian of the Galaxy Volume II. Film lanjutan dari Guardian of the Galaxy. Yang ada Peter Quill, Gamora, Rocket, Drax, sama si pohon kecil. Mau bagi-bagi kebahagiaan, filmnya seru, ucul pula. Kenapa sih kamu harus nonton juga?



1. Awesome Mix Volume II

Awesome Mix itu playlist bagi-bagi ibunya Peter Quill, tokoh utama di film ini. Kayak warisan gitu buat anaknya yang bandel. Sekaligus biar anaknya nurut dan selalu inget sama dia. Awesome Mix Volume II dikasih sama ibu Peter pas lagi sakaratul maut di Volume pertama. Lagunya jadul. Ngingetin masa-masa pacaran ibu-ibu di tahun 1980, yang tentunya di Amerika. Kalo di Indonesia, paling-paling dulu dengerin lagunya Obie Mesakh, Doel Sumbang sama Nike Ardilla. Bagi kamu kaum muda, terkhusus si Abdul Hadi, di sini jadul-jadul lagunya, jangan nyari lagu Awkarin sama Young Lex. A en je aye.



Awesome Mix Volume II intinya kumpulan soundtrack buat film Guardian of the Galaxy Volume II. Asyik-asyik juga lagunya. Paling asyik lagu yang di opening filmnya dipake sama Baby Groot senang-senang tanpa dosa pas yang lain lagi berantem sama monster cumi. Mamba nyetel lagu ini sambil joget-joget pake gerakan goyang poco-poco ena, masih nyambung.

2. Jokes-Jokesnya Gak Garing

Film Marvel emang terkenal sering sok-sok polos, jadinya funny. Gak salah. Penulis skrip sama sutradara GotG2 ini ya, James Gunn. Yang nulis film Scooby Doo sama Scooby Doo 2. Lucu sekali. Mamba nonton itu tahun 2002, waktu si Fauzy masih kecil. Masih balita. Kayak keong.



Udah percaya sama James Gunn, soalnya film dia udah banyak. Si Fauzy yang katanya pengen jadi penulis komedi, harus berguru sama James Gunn buat nulis cerita yang berbobot dan tidak garing seperti Fauzy lagi stand up comedy. Kelucuannya itu ngalir dari tokoh-tokohnya. Dari marah-marah si Rocket. Keberanian si Drax yang berlebihan. Yang paling banyak di eksplor di film ini itu si Baby Groot sama Mantis. Apalagi Mantis, aduh-aduh, kebanyakan makan micin.



3. Ceritanya Gak Ketebak

Sampe setengah film, Mamba gak bisa menganalisis film ini cerita mau dibawa kemana (hubungan kita?). Aku yang udah baca tentang delapan struktur cerita film dari Dan Harmon, sampe baca buku Rahasia Menulis Kreatif dari Raditya Dika untuk menelaah gimana cerita bisa terbentuk aja masih kesulitan untuk mencari arah film ini.

Tapi, jagonya film ini gak bikin bosen. Dengan tokoh yang banyak. Ada tambahan-tambahan dari film yang pertama, gak bikin pusing. Bahkan, enak banget ngikutinnya. Gak bikin ngantuk.



4. Bisa Tahu Jawaban Dari Banyak Pertanyaan "Kenapa?"

Volume I itu cuma awal, dari situ juga muncul banyak pertanyaan yang bikin penasaran buat nonton Volume II. Emang dasar, Marvel jago banget bikin film-film yang seperti itu dan jatohnya jadi ciri khas. Banyak pertanyaan "kenapa?" yang bisa Mamba simpulkan jawabannya. Kenapa Peter Quill belum ketemu bapaknya sampe gede? Kenapa Yondu Udonta sering dikhianati sama Peter Quill tapi selow-selow aja? Kenapa si Rocket suka ngamuk-ngamuk kayak cewek PMS versi rakun?

Bahkan, si Fauzy abis nonton bisik-bisik. 

"Akhirnya gue tahu, Mba."

"Apaan?"

"Kenapa selama ini gue gak punya cewek?"

"Kenapa?"

"Gue gak nyari cewek yang level ngenesnya sama kayak gue."

Hal itu bisa kamu temukan di film ini, makanya nonton. Ini seriusan.

5. Mantis

Ini bukan dari aku, ya. Tapi ini opini si biadab Fauzy Husni Mubarok yang sering curhat alay di blog ini. Kenapa kamu harus nonton film ini? Karena ada Mantis.


Kenapa Mantis?

"Mantis bikin baper, anying. Udah mah dia polos. Cantik. Di jidatnya ada dua antenanya pula. Kayaknya kalo pacaran sama dia sinyal internet bakalan selalu 4G LTE." kata dia pas pulang.

Dasar biadab, belum pacaran aja niatnya udah gak bener.

Pantesan elu susah dapet pacar, Fau.

(:)(:)(:)

Happy watching!!! :)

Jangan lupa follow instagram dan twitter kami di: @simambahitam

Kalo suka jangan lupa share dan like, ya... love you!

No comments:

Post a Comment

Pembaca setia yang sudah membaca, silahkan berkomentar sebebas mungkin dan seobjektif mungkin. Namun, jangan kasar-kasar soalnya penulis di sini lembut sekali hatinya. Sangat direkomendasikan untuk memberi saran dan kritik, bila mau pujian juga gak apa-apa. Love. You.