Sunday, December 27, 2015

35 Memorable Quotes from Game of Thrones Season 3

Untuk blog.

[PERINGATAN!!]

     Kutipan kata-kata ini tidak mengandung SPOILER. Begitu juga gambarnya. Dan gambarnya mungkin tidak nyambung dengan kutipan katanya. Acak. Tapi sedikit berhubungan. Tidak perlu tahu tentang keseluruhan cerita dari serial tv Game of Thrones. Tidak perlu nonton. Tidak perlu baca novelnya. Kata-katanya dalam bahasa inggris. Kamu tinggal membacanya, mengartikannya, menafsirkan maksudnya, terserah kamu. Semoga kamu bisa menikmatinya.

[WARNING!!]

    The Quotes do not contain SPOILER. So does the picture. And the picture may have not relation with a quote said. Random. But a little bit connected. No need to know about the whole story of the tv series Game of Thrones. No need to watch. No need to read the novel. The words is in English. You've just to read it, interpret it, interpret what the meaning is, whatever. Hope you can enjoy it.

01 


I try to know as many people as I can. You never knows which one you’ll need. –Tyrion Lannisters


02
 

Well, Ahem. The basic principle is I lend you money, and after an agreed upon period of time, you return it with interest. –Tyrion Lannisters

03
 

We’re going to need details. Copious details. –Tyrion Lannisters

04
 

You’re a long way from home and winter is coming. –Ramsay Snow


05
 

I hated to read as a child, but my father forced me to study the books every morning before I could practice with sword and horse. Two hours every day holed up in the maester’s chambers. I learned a lot of fancy words. –Jaime Lannisters

06
 

Fighting bravely for a losing cause is admirable. Fighting for a winning cause is far more rewarding. –Jaime Lannisters

07
 

Careful you don’t want to say wrong thing. You’re nothing without your daddy, and your daddy ain’t here. Never forget that. Here, this should help you remember. –Locke

08
 

The girls are usually quite descriptive. They said it was hard to describe. –Petyr Baelish ‘girl’’s friend

09
 

You coward. A little misfortune and you’re giving up. –Brienne

10
 

I don’t distrust you because you’re a woman. I distrust you because you’re not as smart as you think you are. –Tywin Lannisters

11
 

I’m Masters of Coin. Saving money is the most important. –Tyrion Lannisters

12
 

The impulse I understand. He hates me because I’m the only one who tells him what he really is. –Tyrion Lannisters

13
 

How to begin? It’s.. this.. this… this is awkward. –Tyrion Lannisters

14
 

Chaos isn’t a pit. Chaos is a ladder. Many who try to climb it fail and never get to try again. The fall breaks them. And some are given a chance to climb, but they refuse. They cling to the realm or the gods or love. Illusions. Only the ladder is real. The climb is all there is. –Petyr Baelish

15
 

You know nothing, Jon Snow. –Ygritte



16
 

People work together when is suits them. They’re loyal when is suits them. They love each other when is suits them. And they kill each other when is suits them. –Orell

17
 

I love you. Do you hear me? I love you. –Robb Stark

18
 

I’m not afraid of the pain. –Sansa Stark

19
 

You waste time trying to get people to love you, you’ll end up the most popular dead man in town. –Bronn

20
 

Evil notions come free. –Bronn

21
 

Curiosities on the far side of the world are no threat to us. –Tywin Lannisters

22
 

Curiosity. The only way to treat disease is to understand disease. And the the only way to understand it is to study the afflicted.Who help Jaime Lannisters

23
 

A man who fights for gold can’t afford to lose to a girl. –Daenerys Targaryen (Khaleesi)


24
 

We don’t choose our destiny, but we must do our duty, no? Great or small we must do our duty. –Stannis Baratheon



25
 

I fight for beauty. –Daario Naharis

26
 

You only need tongue to tell the difference. –Melisandre

27
 

Death is coming for everyone and everything. –Melisandre

28
 

If we are truly her loyal servants, we’ll do whatever needs to be done. No matter the cost, no matter our pride. –Jorah Mormont


29
 

The closer you get, the worse the fear gets. –Sandor Clegane


30
 

The gods love to reward a fool. –Caitlyn Stark’s Uncle


31
 

People have been laughing at me for longer than they’ve been laughing at you. I’m the Halfman, the Demon Monkey, the Imp. –Tyrion Lannisters

33
 

Oh, I’m a monsters. Perhaps you should speak to me more softly, then. Monsters are dangerous and just now kings are dying like flies. –Tyrion Lannisters


34
 

Anyman who must say, “I am the King” is no true king. I’ll make sure you understand that when I’ve won your war for you. –Tywin Lannisters

35
 

I do know some things. I know I love you. I know you love me. –Jon Snow



(9-,-)9

Friday, December 25, 2015

Perjalanan Liburan Melawan PENIPU..

Untuk blog.

    Ah, liburan.

    Hari-hari liburan kebanyakan habis di rumah. Ibu dan bapak saya pun gak punya inisiatif ngajak kemana gitu. Alasannya masih sama, gaji belum turun. Gaji ibu dan bapak turunnya nanti habis tahun baru, katanya. Habis tahun baru, liburannya juga selesai. Kayaknya terima nasib aja, deh.
 

    Gak muluk-muluk, kegiatan saya di rumah yaitu: bangun tidur, mandi, gosok gigi, pakai baju yang paling bagus.
 

    Terus tidur lagi.
 

    Walaupun anak rumahan, tapi saya juga suka main sosial media. Sosial media yang paling asyik adalah instagram. Di timeline-nya gak jenuh. Menampilkan banyak gambar. Gambarnya bagus-bagus dan berkualitas. Beda dengan timeline facebook, dipenuhi status alay-alay teman-teman kampung saya.
 

    Di instagram saya follow banyak akun. Mayoritas sih akun teman-teman sekolah. Sisanya akun artis, motivasi, sama hiburan.
 

    Yang bikin saya envy adalah teman-teman saya banyak yang update foto liburannya.
 

    Banyak yang pergi ke luar kota dan berfoto dengan ikon khas dari kota yang dikunjungi. Pergi ke Jakarta, foto-foto sama ondel-ondel. Pergi ke Bandung, foto-foto sama tukang seblak.
 

    Juga ada yang bertemakan alam. Update fotonya pemandangan. Ada yang selfie di hutan. Berfoto di pinggir pantai. Fotoin pasir pantainya yang bersih. Tapi saya belum lihat foto teman saya di tengah laut. Kayaknya mereka cemen-cemen.
 

    Ada yang naik ke puncak gunung. Ada pula yang gak naik ke puncak, tapi mengeksplorasi gunung kembar.
 

    Nah itu yang aneh.
 

    Di puncak gunung berfoto sambil memegang kertas bertuliskan ketinggian gunungnya, dengan background awan dan pemandangan di bawah yang indahnya sadis.
 

    Tapi..
 

    Ada juga nih yang bikin kesel. Sok-sok-an.
 

    Update foto lagi selfie di mobil.
 

    Tapi captionnya, “On the way. Indomaret.”

(9-,-)9

    Tapi gak tiap hari saya di rumah terus. Bete, keleus, bisa jadi vampir nantinya. Sekali-kali refreshing juga, dong.
 

    Kemarin, saya ke luar kota. Pergi ke Cirebon. Kota tetangganya Kuningan. Itu pun bukan untuk jalan-jalan ke mall, makan di restoran, atau nonton bioskop, tapi untuk ikut Try Out Ujian Masuk STAN. Anak cerdas mah liburannya gitu, sekalian persiapan buat masa depan.
 

    Yoi.
 

    TO dilaksanakan di SMKN 1 Kedawung. Dan akhirnya saya melakukan perjalanan, hati kecil saya berbisik, “Ayo Fau, foto-foto selfie di mobil, terus unggah di instagram pakai caption ‘OTEWE CHERBONZZ’!”
 

    Maafkan hati kecil, saya tidak sealay itu.
 

    Gak enak juga masa foto selfie di angkot? Entar supirnya ngiri, terus ikut-ikutan. Ibu-ibu yang naik angkot pun banyak, nanti rempong. Dan juga fasilitas teknis tidak memadai, kamera hape saya cuma 3 megapiksel.
 

    Kamera 3 megapiksel itu buram, gak jelas, dan suka kabur-kabur. Saya yang ganteng ini auranya pun hilang ketika dijepret pakai kamera itu. Mending gak foto-foto aja sekalian, deh.
 

    (Bilang aja miskin, gak punya kamera bagus.)
 

    Skip.

    Berangkat ke Cirebon bareng Ricky. Ricky ini ganteng, putih, tapi sayangnya dia mirip Raditya Dika. Badannya kontet. Makanya saya kasih dia julukan kurcaci.
 

    Pagi-pagi jam setengah 6, saya dan Ricky udah nongkrong di Ancaran buat nyegat mobil elf.  



    Sekilas info.. mobil elf adalah angkutan umum yang terkenal seantero Kuningan, Cirebon, dan Cikijing. Mobil elf dikendarai supir yang sangar-sangar. Suka kebut-kebutan di jalan.
 

    Mobil elf itu kalau di jalan kayak belut. Benar-benar LICIN.
 

    Kalau nyalip mobil yang ada di depannya timingnya selalu pas, benar-benar CANTIK. 

    Dan juga suka NEKAT. Walaupun di lajur kanan ada kendaraan lain yang sudah dekat, BODO AMAT! Salip terus, pantang ragu-ragu!
 

    Pokoknya, supir mobil elf ini, sangat mengutamakan ketepatan waktu daripada keselamatan penumpang. Siap-siap saja kalau naik mobil elf, pas naik kamu belum duduk, udah langsung di-GASPOL. Disinilah diuji keseimbangan tubuh kamu agar tidak jatuh.

    Ajegile.
 

    Untungnya ketika saya dan Ricky naik mobil elf gak langsung di-GASPOL, ngetem dulu sebentar karena mobil elfnya kosong melompong tak ada penumpang.
 

    Saya duduk dekat jendela biar bisa galau, dan Ricky duduk di sebelah kiri saya.
 

    Mobil elf mulai jalan. Saya melihat ke luar jendela, matahari pagi mulai terbit dari ufuk timur. Indah sekaligus romantis. Bahagia itu sederhana.
 

    Tapi gak lama ada aja yang bikin saya ngerasa rempong. Kernet mobil elf-nya bikin saya kesal.
 

    Tahu kernet, kan? Disebut juga kondektur, orang yang suka nagih ongkos naik angkutan umum. Ya, semacam asisten supir.
 

    Kernetnya itu mirip si Sutisna, tukang ojek dari Sunda yang ada di sinetron Tukang Ojek Pengkolan. Mulai sekarang, saya sebut kernet itu dengan sebutan Sutisna.

Sutisna di sinetron Tukang Ojek Pengkolan

 

    Sutisna curhat ke saya, “Tuh, lihat, elf ini sepi penumpang. Elf lain juga sepi. Tuh, lihat di belakang.” Sutisna menunjukkan elf lain yang ada di belakang elf yang saya naiki.
 

    Sutisna ngomong lagi, “Penumpang makin jarang. Yang naik elf bisa dihitung pake jari. Semua ini gara-gara liburan. Biasanya jam segini itu penuh. Kemarin juga penuh. Wah, asyik banget kemarin. Dan, tahu, gak? Kemarin saya pulang dari Cirebon juga jam 5 sore.” Katanya dengan serius. Saya juga serius mendengarkannya, sambil sesekali ngangguk-ngangguk pura-pura ngerti.
 

    Dan ketika Sutisna diam, kayaknya dia mengharapkan respons dari saya.
 

    OMG, saya gak tahu mau ngomong apa. Saya merangkai jawaban di otak saya, “Kalau kemarin saya jam 5 lagi tidur di rumah. Hehehe.”
 

    Tapi.. begonya, yang keluar malah, “Oh.”
 

    Sutisna ngelihatin saya dengan heran. Bagai berbicara di dalam hatinya, “Ini anak kampret banget, gua ajak ngobrol, gua udah ngomong panjang-panjang dijawabnya cuma OH doang.”
 

    Sutisna masih ngelihatin saya.
 

    Saya masih gak tahu harus ngomong apalagi, saya sudah berusaha mencari topik obrolan lain tapi gak ketemu.
 

    Disela keheningan itu.. Sutisna beranjak, dan pergi mencari teman curhat lain.

    Dan korban Sutisna selanjutnya adalah.. jeng.. jeng.. jeng.. Ricky. Mampus, kamu. Hahaha.


    Saya lihat Ricky juga tampak melayani, dengan sesekali tertawa palsu. Sok asyik kau Ricky.


    Tapi cara begitu itu berhasil. Sutisna bercerita lumayan panjang kalau sama Ricky. Beda dengan saya yang cuma sebentar.
 

    Mencapai 2 menit, sesi curhat dengan Ricky selesai.
 

    Lalu, Sutisna berpindah curhat ke orang botak yang duduk di sebelah Ricky. Setelah itu curhat lagi ke seorang ibu berkerudung coklat di bangku depan. Dan pindah ke anak muda yang mirip Ariel Noah di sebelah ibu berkerudung coklat.
 

    Kayaknya Sutisna, kernet mobil elf yang satu ini memang sedang banyak masalah dalam hidupnya. Mari kita bersama-sama berdo’a untuk kernet-kernet mobil elf di Kuningan, Cirebon, Cikijing, maupun seluruh Indonesia agar terhindar dari masalah-masalah dan tidak merepotkan penumpang untuk mendengarkan curhat colongannya.
 

    Kami para penumpang pun PUNYA BANYAK MASALAH!!!
 

    SEBENARNYA HIDUP KAMI JUGA SUSAH!!!

    APALAGI HIDUP SAYA!!
 

    NILAI ULANGAN MATEMATIKA JELEK MELULU!!
 

    NILAI BAHASA INGGRIS PAS KKM!!
 

    GARA-GARA GAK MASUK PAS PELAJARANNYA KARENA TIDUR DI PERPUSTAKAAN!!!
 

    TAPI SEBENARNYA EMANG SALAH SAYA JUGA, SIH!!
 

    TAPI KAN, GARA-GARA BU GURU MASUKNYA LAMA JADI SAYA KE PERPUS!!
 

    TAPI KOK BU GURU TEGA BANGET YA!!??
 

    INI KOK HURUF GEDE SEMUA SIH!!??
 

    PANTESAN!!
 

    JARI TANGAN KIRI SAYA KRAM!!!

(9-,-)9
 
    Sebentar, break, dulu. Saya meregangkan jari tangan kiri saya dulu.
 

    *krrekkk*
 

    Maklum ya, efek liburan, jarang olahraga. Jadi, agak kaku.
 

    Berlanjut..
 

    Saya dan Ricky akhirnya sampai di kota Cirebon!

    Kami berdua berada di depan pintu masuk terminal kota Cirebon. Berdiri di dekat pos jaga polisi, dengan belakang kami ada monumen dan di samping kami ada lampu lalu lintas.


    Cirebon kota yang sibuk. Rame banget kendaraannya. Untuk lanjut ke SMKN 1 Kedawung saya masih bingung harus ngapain. Masih linglung. Kemarin saya dikasih tahu bapak, harus naik angkot G8. Tapi sejauh mata memandang, gak ada angkot G8, adanya malah angkot D10.
 

    Ah, saya pun kirim sms lagi ke bapak untuk bertanya. Tapi balesannya gak kunjung datang.

    Daripada lama saya nanya aja ke abang becak yang lagi asyik mangkal, “Bang, kalau mau ke SMKN 1 Kedawung, naik angkot apa ya? Kata bapak saya harus naik angkot G8. Tapi kok gak ada G8?”
 

    Abang becaknya langsung antusias jawab, “Naik becak saya aja, dek. Murah. Meriah. Kursinya nyaman. Plus fasilitas pijat, bila adek beruntung.”
 

    “Apaan sih, Bang? Malah promosi.”
 

    “Becanda, dek. Hehehe.” Tangannya menyentuh pundak saya. “Kalau mau ke SMKN 1 Kedawung naiknya D8, dek. Bukan G8, bapak kamu ngawur! Emang disini gak lewat, tapi adek harus jalan dulu ke sebelah sana.” Abang becaknya menunjukkan sebuah perempatan.
 

    “Makasih, Bang.”
 

    Saya dan Ricky langsung berjalan ke arah perempatan. Pas mau nyeberang, saya dicegat oleh seorang bapak tua tukang ojek pakai rompi Dishub. Kita sebut saja, tukang ojek rompi Dishub disingkat jadi TORDI. Dia teriak-teriak rempong, “Dek, adek, mau ke SMKN 1 Kedawung? Ayo sini saya antar? Saya tahu tempatnya. Saya sekalian pulang.”
 

    Awalnya memang agak aneh, kayak bukan tukang ojek. Kok orang baik banget mau nganter?
 

    Saya tanya, “Gratis nih, pak?”
 

    “Adek bayar 10 ribu aja berdua. Ke SMKN 1 Kedawung kalau naik angkot harus 2 kali naik. Ayo 10 ribu berdua.”
 

    By the way, yang seperti ini adalah serangan ojek mendadak.
 

    Hmm.. saya agak ragu-ragu. Saya menghitung dulu tarifnya, kalau naik angkot, berdua 6 ribu. Naik ojek 10 ribu. 10 ribu berdua, tapi langsung sampai ke tempat tujuan. Kalau naik angkot bisa lama…..
 

    Tapi Ricky mikir lebih cepat. Ricky menaiki motornya Tordi, saya pun ikut naik.
 

    Dan ternyata Tordi bawa motornya lumayan ekstrim. Lampu merah diterobos.
 

    “Eh, anjrit.” Saya refleks. Soalnya kaget.
 

    Dan kelakuan Tordi makin aneh ketika dia berhenti di pinggir jalan. Terus nanya ke seorang satpam dimana lokasi SMKN 1 Kedawung.
 

    Katanya tadi TAHU TEMPATNYA? Kok sekarang nanya, sih?
 

    Dan lagi-lagi, LAMPU MERAH DITEROBOS.
 

    Eh, Sialan.
 

    Dan akhirnya nyampe juga di depan SMKN 1 Kedawung.
 

    Ricky memberikan uang 10 ribu. Sesuai dengan perjanjian di awal. Tapi Tordi malah nyolot, “DEK, KURANG DEK! KATANYA 10 RIBU!”
 

    Saya jawab santai, “Iya, pak. Kata bapak, tadi 10 ribu. Ya sudah pas.”
 

    “MAKSUD SAYA 10 RIBU ITU SATU ORANG! 2 ORANG JADINYA 20 RIBU, DEK!! TAHU GINI SAYA GAK ANTAR!!”
 

    Kali ini Ricky yang jawab, “Bang, tadi ngomongnya 10 ribu 2 orang.”
 

    Tordi ngebalikkin uangnya ke Ricky. Ricky menerima uangnya, terus jalan santai menuju pintu masuk.
 

    Si Tordi turun dari motor, matanya melotot, gelagatnya ngajakkin ribut. Dia makin nyolot, “KOK GAK BAYAR, DEK?!!”
 

    Saya jawab, “Jeh, si bapak, uangnya dikasihin lagi, teman saya kira gratis, pak.”
 

    “EH, DEK, POKOKNYA 20 RIBU.”
 

    “Gak, pak. Tadi ngomongnya 10 ribu untuk berdua. Bapak ternyata bohong!” kata Ricky.
 

    “YA SUDAH 15 RIBU!!”
 

    “Gak. 10 ribu, aja.” Saya masih santai.
 

    “DEK, SAYA NGOMONG 10 RIBU ITU SAMPAI LAMPU MERAH PERTAMA. TERNYATA MALAH LAMPU MERAH KEDUA!”
 

    “Tadi bapaknya ngomong 10 ribu sampai SMKN 1 Kedawung. Penipu!” Ricky kayaknya mulai ngambek.
 

    “Kasih 14 ribu aja, ky. Males, nih.” Kata saya.
 

    “KOK 14 RIBU?? KURANG-KURANG!! TAHU GINI SAYA GAK ANTAR!!”
 

    “Udah, pak. 14 ribu, aja. Saya juga tadi maunya naik angkot, eh, bapak nawarin. Tadi lampu merah diterobos. Terus nanya SMKN 1 Kedawung dimana, katanya TAHU lokasinya dimana. Bapak ternyata BOHONG! Saya kira bapak ini orang baik, ternyata.. PENIPU.”
 

    Saya dan Ricky meninggalkan Tordi si tukang ojek KAMPRET itu. 

    Di awal kayaknya manis, kayak orang baik, sok-sok mau sekalian pulang, mau nganterin, padahal cuma mau manfaatin kita sebagai orang PENDATANG BARU. Mentang-mentang Cirebon ini kota tempat tinggalnya, kami yang orang Kuningan mau dimanfaatin. Mentang-mentang saya dan Ricky tampangnya polos, masih muda, ganteng pula, eh, ditipu.
 

    Bapak kira kami bodoh.
 

    Enggak.
 

    Dilihat dari seragamnya pakai rompi Dishub (Dinas Perhubungan), tapi ternyata OKNUM.

    Janji di awal 10 ribu untuk berdua, eh, di akhir pengin 2 kali lipat. Gila. Gak jelas, pula.


    Perjanjian macam apa? Di awal 10 ribu untuk berdua, eh, malah jadi 20 ribu untuk berdua. Ngomongnya 10 ribu untuk sendiri. Gila. PENIPU BANGET!
 

    NGESELIN.
 

    Lampu merah pun diterobos. PENIPU GILA!

(9-,-)9
 
    Karena kejadian itu emosi Ricky gak stabil. Pas mau ngerjain soal TO dia ngomong, “Euh, ngeselin banget itu tukang ojek.”
 

    “Udah, ky. Udah. Tenang. Tarik napas. Pikiran harus jernih.” Saya mencoba menenangkan.
 

    “Iya, Fau. Emang itu ojek ngajakkin ribut! Ngeselin!”
 

    Masih emosi ternyata.
 

    Saya juga masih. EMANG KAMPRET BANGET SI TORDI ITU! PENIPU!
 

    *take a deep breath*
 

    *fiuhhh*
 

    Walaupun dengan emosi yang gak stabil, skor TO-nya Ricky lebih tinggi dari saya.
 

    Tapi gak apa-apa, kita bersama-sama TIDAK LULUS.
 

    Menyedihkan sekali.
 

    Emang wajar sih, saya ngerjain soal TO-nya gak itung-itung-an skor minus-nya. Pokoknya, benar atau salah, saya isi. Walhasil, Voila! Jumlah yang salah lebih banyak! 

    Skor dengan Ricky pun beda 100 poin lebih. Saya 149, Ricky 255. Tapi yang anehnya, padahal Ricky skornya itu udah terhitung lumayan gede, disitu tertulis TIDAK LULUS. Masih misteri.


    Hmm.. tapi banyak yang gak saya isi juga, sih, apalagi yang bagian matematika. Saya lewatin 10 nomor.
 

    Waktunya itu lho, ketat banget. Ngisi 120 nomor, waktunya 100 menit. Tapi yang bahasa Inggris, saya isi semua. Wuih… hebat? Enggak, lah, yang salah tetap.. lebih banyak.
 

    Hmm..
 

    Sehabis itu perjalanan pulang. Gak kerasa tahu-tahu sampai di Kuningan, iya, gara-gara di elf tidur melulu.
 

    Saya dan Ricky turun di lampu merah Cijoho dan jalan kaki lewat taman baru yang ada di Kuningan, yaitu, taman Kunci Bersama.


 

    Ricky tiba-tiba nanya ke saya, “Tahu arti ‘Kunci’ gak?”
 

    “Tahu, dong. Alat untuk mengamankan sesuatu kan?” saya jawab dengan pede.
 

    “Bukan, kunci itu. Bukan kunci benda. Tapi arti ‘kunci’ dari taman Kunci Bersama, tahu gak?” Ricky nanya lagi.
 

    Saya menggeleng.
 

    “‘Kunci’ itu singkatan dari Kuningan-Cirebon-Ciamis-Cilacap. Kalau 'Bersama'-nya itu singkatan dari Brebes-Banjar-Pangandaran-Majalengka. Taman KUNCI BERSAMA itu kayak semacam perjanjian antara pemerintah 9 kabupaten/kota itu dalam bekerja sama di berbagai bidang.” Ricky menjelaskan.
 

    “Oh, kirain kunci buat mengamankan pintu.” Saya jadi tahu pengetahuan baru. “Eh, perjanjian antara anggota Kunci Bersamanya bakal ditepatin gak, nih?”
 

    “Harus, dong. Jangan sampai kayak tukang ojek tadi perjanjian awal gak ditepatin. Ngeselin.” Ricky mulai ngambek lagi, tangannya mengepal.
 

    “Gak nyangka, ya, ky? Sekarang, di dunia ini, semakin banyak PENIPU.” Saya duduk di kursi taman, sambil melihat langit.
 

    Ricky mengangguk. Ricky pun ikut duduk.
 

    “Eh, ngapain duduk? Ayo pulang!”

    “Kirain mau duduk dulu. Dasar, penipu.”
   
    Tamat.


(9-,-)9

http://kuningan.cirebontrust.com/taman-kunci-bersama-di-kuningan-tambah-nilai-estetika-jadi-tempat-selfie-terbaru.html

Thursday, December 24, 2015

Apa Arti Dari Kesepian Ini?

Apa arti dari kesepian ini?

Ketika bayangmu selalu menghampiriku kemanapun aku pergi

Namun aku selalu merasa sendiri
 
Aku tahu aku selalu patah hati

Namun patah hatiku malah menjadi candu

Tak bisa aku seperti mereka

Utarakan isi hati sesuai keinginan

Tak bisa aku menjadi orang kuat

Aku lemah dalam hal seperti ini

Kepada siapa aku harus berikan ini?

Ketika kulihat semua bagai menjauh

Aku tahu hal ini akan terjadi lagi

Dan akhirnya pun aku tahu, kali ini aku tak ingin berakhir sama seperti dulu...

....

(9-,-)9

Ijinkanlah, aku temani.



Monday, December 21, 2015

Mengupas Esensi Game of Thrones..

Untuk blog.

    Beuh, berasa lega banget udah tamatin season ke-2 Game Of Thrones. 3 kata untuk Game of Thrones: Sadis! Keren! Gokil! Game of Thrones adalah TV seri yang ceritanya penuh intrik dan banyak hal yang dapat dipelajari. Eh, tapi mungkin disini ada yang belum tahu Game of Thrones? Kenalan dulu, yuk.




APA SIH GAME OF THRONES?


    Game of Thrones itu serial televisi atau biasa kaula muda zaman sekarang menyebutnya TV series, kayak sinetron gitulah, yang ditayangin oleh saluran tv berbayar HBO (Home Box Office).

    Tapi saya gak nonton dari HBO-nya, dapat dari teman namanya Ray 'Manajer' Irawan. Terilhami dan dapat hidayah untuk nonton setelah baca postingan kak Doni Dijeh Theory yang judulnya Game of Thrones dan One-Punch-Man. Sebenarnya, Game of Thrones udah sampai season 5 dan season 1 tayang 2011. Ketinggalan zaman banget, emang. Baca berita, April 2016 nanti season ke-6-nya bakal rilis. Tapi, saya baru nonton sampai season 2. Istirahat dulu, sekaligus mau cerita-cerita tentang Game of Thrones, soalnya pengin banget bikin postingan tentang ini.

    Untuk sinopsis baca dulu dari wikipedia: Game of Thrones.

    Kalau belum paham, saya jelaskan.

    Jadi, Game of Thrones itu intinya kayak permainan. Dari judulnya aja ada kata 'Game'-nya. Permainannya itu memperebutkan tahta. Tahtanya itu bernama Iron Throne. Sebenarnya Iron Throne itu cuma kursi yang terbuat dari besi. Iya, kursi. Tapi, bukan sembarang kursi. Yang duduk disitu bakal punya tahta paling tinggi, yaitu jadi raja dari benua Westeros dan Essos, benua di Game of Thrones. Raja tersebut memerintah 7 kerajaan besar. Gile..




If you play the Game of Thrones, you win, or you die. There’s no middle ground. –Cersei


FANTASI DAN KERAJAAN..


    Di Game of Thrones itu punya dunia sendiri, bahkan ada petanya. Tapi tahta yang diperebutkan cuma Iron Throne. Paling prestisius, letaknya di ibukota benua Westeros yaitu kota King's Landing. Kayak di film fantasi lain kayak Harry Potter dan The Lord of The Rings. Intinya kita menjelajah dunia yang baru. Kita diajak mengkhayal dan pergi ke dunia yang jauh berbeda dengan dunia kita. Di dunia itu ada 7 kerajaan besar yang bakal memperebutkan kursi Iron Throne. Namun, dari 7 kerajaan besar itu bakal pecah lagi berdasarkan House Family atau keluarga kerajaan. Gimana, kayaknya seru banget, kan?





    Nonton Game of Thrones itu diajak ke zaman dulu yang masih berupa kerajaan, mirip kerajaan Eropa, tepatnya Inggris dan Irlandia. Kastil-kastil. Dan ngomongnya pun bahasa inggris dengan British accent yang berasa berat gitu kalau didengar tapi gemesin. Tapi ada juga kastil-kastil yang bergaya Timur Tengah dan Afrika. Tergantung kerajaannya.


DUNIA ITU PANGGUNG SANDIWARA..


    Mari kita kupas amanat dan esensi dari Game of Thrones. Buanyak! Dan inti dari serial televisi ini itu berkaitan dengan dengan harta, tahta, dan wanita. Kita dapat melihat berbagai sudut pandang. Antar tokoh itu saling berbeda pandangan. Bahkan, setiap tokoh punya latar belakang dan kepentingan berbeda. Ada yang cuma cari aman, ada yang ambisius untuk meraih Iron Throne, bahkan ada yang melayani namun bertekad balas dendam.

    Lain di mulut lain di hati, cuy. Ke orang A, ngomongnya gini, ke orang B, ngomongnya gitu. Gak jarang, berbagai pengkhianatan terjadi. Banyak orang-orang yang baik tertipu. Banyak yang menjadi korban akibat pengkhianatan itu. Ada yang mati, dibunuh. Ada yang turun tahta. Ada yang disiksa, dikurung, dijadikan budak. Pokoknya banyak banget kejutan yang ada di Game of Thrones.


Don’t trust anybody. –Shae


The worst ones always live. –Sansa


DARAH DAN PEDANG..


    Zaman kerajaan identik dengan perang untuk kekuasaan. Perang identik dengan berbagai macam pembunuhan. Wah, di Game of Thrones, banyak banget pembunuhan, dilihatin secara eksplisit, cuy. Dari mulai penggal kepala, cabut usus, badan terbelah di langit Westeros. Pokoknya darah dimana-mana. Jadi, yang phobia darah kalau mau nonton harus hilangin dulu phobia darahnya, ya.

    Dan kamu gak bakal nemu pistol, di Game of Thrones masih zaman kejayaannya pedang dan anak panah. Orang yang punya tahta dan ksatria punya pedang. Bahkan, anaknya Ned Stark si Arya, yang cewek tapi mirip laki-laki, masih remaja, dikasih pedang sama kakaknya. Pedangnya dinamain needle (jarum). Kata kakaknya, “Pedang yang legendaris pasti punya nama.”

    Arya jawab, “Pedang ini saya namai.. jarum.”

    Sedikit menggelikan, ya, pedang dinamai jarum.



KELUARGA BESAR DAN KEHIDUPAN SOSIAL..


    Banyak banget orang-orang yang beruntung. Mereka dilahirkan di keluarga kerajaan dan punya orang tua terhormat. Orang tuanya terkenal dimana-mana. Kayak Keluarga Lannisters yang terkenal kaya dan selalu bayar hutangnya. Terus dari keluarga Targaryen yang dulunya punya raja yang disebut Mad King.


Lannisters always pay his debts. –Tyrion Lannisters

    Tapi ada juga orang-orang yang biasa aja dan orang tuanya gak terkenal, tapi jadi hebat. Gimana cari duit dulu, terus meraih banyak simpati dan empati sehingga banyak pasukannya. Kadang, ada orang yang punya orang tua terkenal jadi sombong dan akhirnya jatuh. Terus akhirnya insyaf.

    Intinya sih, sukses gak datang semalam. Dan kamu gak bisa sukses tanpa bantuan orang lain, kamu harus cari pasukan dulu, koalisi dengan kerajaan lain untuk Iron Throne, dan jangan sungkan minta bantuan sama orang lain. Jangan gengsi. Saya jadi ingat kata Ridwan Kamil, “Kalau mau merubah dunia jangan merubah dunia sendirian, ajak yang lainnya juga.”



No one can survive in this world without help. No one. Let me help you, please. –Jorah Mormont


TAHTA BUKAN SEGALANYA..


    Tapi ada kalanya, ketika kamu sudah jadi raja, gak ada orang yang mau nurut sama kamu. Ketika kamu sudah jadi komandan, gak ada yang menuruti perintah kamu.

    They’re not gonna respect you until you prove your self. –Dogmer


    Tahta bukan segalanya, cuy. Yang terpenting adalah ketika kamu berhasil membuat orang-orang ingin kamu jadi pemimpin karena sifat-sifat kamu yang baik, bukan karena cara curang dengan membunuh orang, membunuh teman, bersaing dengan cara kotor.

     Dan diperlihatkan, ketika punya tahta, banyak orang yang berbuat sewenang-wenang. Masya Allah, bikin ngelus dada. Banyak yang seenaknya ngebunuh karena takut tahtanya terancam, bahkan orang yang gak bersalah pun dibunuh. Astagfirullah. Kalau punya tahta jangan kayak gitu ya, guys. Harus bijak. Soalnya tahta itu bakal dipertanggungjawabkan di dunia dan di akhirat.



DON'T GIVE UP..


    Walaupun sulit untuk duduk di kursi Iron Throne, banyak banget yang gak menyerah. Walaupun sudah kehilangan pasukan. Banyak yang berkhianat, sampe kesepian karena ngerasa gak ada yang suka sama dirinya, juga dikurung dipenjara, dan disiksa. Pokoknya, harus kuat. Kesatria haruslah bermental baja. Saya ngerasa risih banget sama ksatria atau raja yang suka kabur waktu perang. Cemen banget.

    Ketika berada di pangkal keputusasaan, pasti ngerasa juga musuh kita itu kuat banget. Impossible to defeat. Hey, di Game of Thrones diingatkan; semua orang punya kekurangan dan kelemahan. Gak ada yang sempurna. Bahkan rokok sekalipun gak sempurna, tapi sampoerna.


Anyone can be killed. –Arya
He’s a dangerous man. But everyone has their weaknesses. –Varys


JANGAN LIHAT BAIK ATAU JAHAT..


    Dan juga di Game of Thrones kamu jangan langsung menghakimi seseorang baik atau jahat. Ingat, politik! Suatu saat lawan jadi kawan, dan kawan berubah jadi lawan. Ada kalanya suatu tokoh baik, tapi tiba-tiba jadi jahat. Gile. Anjirr, banget kan?

    Usahakan bersikap netral terhadap para tokoh. Dan juga penting banget, untuk yang belajar sejarah di sekolah.. jangan suka menghakimi suatu orang jahat atau baik. Seperti contoh kasus G30SPKI, jangan langsung menjudge bahwa PKI dalangnya. PKI itu jahat. Bahkan membenci ideologi komunis. Netral, dan kritis, okey?


Look around you. We’re all liars here. –Baelish.


TOKOH FAVORIT..


    Di Game of Thrones, tokoh wanita banyak banget dieksplorasi. Kalau kamu mikir dieksplorasinya negatif, kamu benar. hehe. Soalnya banyak banget tokoh wanitanya di Game of Thrones, sampai-sampai bingung mau pilih yang mana? Berbagai sudut pandang dan keresahannya. Tapi izinkan saya untuk berbagi, ini adalah tokoh wanita favorit saya:


Arya Stark



    Dan satu lagi, ini paling saya suka di Game of Thrones. Yang ini bukan cewek. Paling bikin saya empati. Saya ngerasain apa yang dirasakan dia, keresahannya. Dan juga gerak-geriknya, tingkah lakunya itu ajaib.

    Dia adalah Tyrion Lannister.





    Sering disebut dwarf, halfman, atau boncel, sama musuhnya, temannya, bahkan pasukannya. Dia juga gak bisa berantem. Kalau perang suka pingsan. Bahkan pernah dia sudah gagahnya pakai baju perang, sudah teriak semangat, eh, malah keinjek-injek sama pasukannya. Tapi dia itu termasuk beruntung. Ada aja yang nolongin. Dia juga cerdas. Suka baca buku. Pernah debat tentang buku sama Jon Snow. Sebelum memimpin perang pun dia baca buku sejarah dulu untuk menyusun strategi. Gak heran, wawasannya luas. Dan juga sangat menghormati wanita. Serius tapi kadang suka bikin lelucon.


I’m a monster as well as a dwarf. –Tyrion Lannisters 


Don’t fight for your King and don’t fight for his kingdoms! Don’t fight for honor! Don’t fight for glory! Don’t fight for riches, because you won’t get any! This is your city Stannis means to sack! That’s your gate he’s ramming! If he gets in, it will be your houses he burns, your gold he steals, your women he will rape. Those are brave men knocking at our door. Let’s go kill them! –Tyrion Lannisters


BACA!


    Terakhir, kamu harus bisa baca! Iya, bisa baca. Di film ini juga di angkat pesan yang tersirat. Kalau kamu pengin punya tahta, harus bisa baca. Orang-orang yang terkenal dan punya tahta di Game of Thrones bisa baca semua. Bahkan ketika kamu gak bisa perang, kamu bisa baca, kayak Tyrion Lannisters, wawasan jadi luas dan jadi cerdas. Gak heran para buruh, pesuruh, pelayan, pembuat senjata, itu gak bisa baca. Cuma orang-orang tertentu aja yang bisa baca. Dan dengan membaca itu bisa keren. Kayak Sam, dia mungkin gendut, aneh, dan berantem pun kalah melulu. Tapi urusan sejarah di Westeros, segalanya dia tahu. Keren!


Well, I read it in a book. –Sam

    Satu kutipan lagi untuk menutup postingan ini.

    Ketika menikah, keren sekali, kalimatnya kayak begini.


Father, smith, warrior, mother, maiden, crone, strangers. I’m hers and she is mine. From this day until the end of my days.

    Selamat menonton Game of Thrones, pembaca setia.


(9-,-)9

google.com
wikipedia.com
fansided.com
gameofthrones.wikia.com

Saturday, December 19, 2015

Terima Kasih, Semester 5.

Untuk blog.

    Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang telah mendukung, menyemangati, dan menemani saya untuk tampil di lomba stand-up-comedy di saat Smanda Science Fair 2015 tanggal 17 Desember 2015. Itu adalah penampilan stand-up-comedy pertama saya. Alhamdulillah, penampilan saya stand-up-comedy saya berjalan cukup lancar, walaupun sempat nge-blank sedikit karena ada gangguan teknis 2 kali yaitu mikrofon mati.

    Kepada Agung Purnomo, atau sebut saja Agung Hiphop, yang telah beberapa kali mengajak saya untuk tampil openmic, akhirnya kesampaian juga. Dia pun akhirnya tampil stand-up-comedy untuk pertama kalinya, seperti saya. Kepada Kiwong, sebut saja ‘begal’ Kuningan, hatur nuhun. Kiwong telah memberikan video stand-up-comedy hasil download dari youtube. Kepada Ricky Kurcaci yang sering sharing cerita gokil. Tsaqib, Ayat a.k.a Cimeng, Sandul, Oki, Ray ‘Manajer’ Irawan, Atsar, Aditya ‘Uda’ Pratama, Luqman, Doel a.k.a Hisyam, Jarmodz, Rizal, Fildzah, Ali Abdurrahman, yang menyemangati saya sebelum tampil. Tsaqib malahan membacakan do’a kepada air minum saya. Irpan Maradona yang selalu ngeselin. Yohana Dian dan Mauli pembaca setia blog ini, sebelum tampil saya minta mereka nonton, dan mereka nonton (lumayan kan kalau nonton saya pajang namanya disini, hehehe). Fazrin yang ngajak untuk ikutan lomba stand-up-comedy-nya tapi dia malah gak jadi soalnya gak daftar, padahal saya pengin lihat juga dia stand-up. Agung Septian Gumelar, atau sebut saja Agung Dangdut, 6 bulan lalu saya latihan stand-up dengan dia di kosannya. Tapi gak jadi tampil, karena saya ragu-ragu. Agung Dangdut nonton juga. Sehari setelah stand-up itu saya main ke kosannya, dia bilang, “Nah itu kamu berani! Dari dulu kayak gitu!”

    Dan juga kelas XII IPA 1 yang nonton dan sudah menyemangati, macam Gina, dan juga ada yang XII IPA 1 yang gak nonton tapi ikut antusias, macam Anggun dan Khilda. Di kelas malah nyuruh saya stand-up-comedy lagi, replay katanya. Sorry, gak bisa, coy. Tapi terima kasih. Dan yang sudah nonton saya stand-up-comedy, terima kasih sudah mau dengar materi saya. Saya nulis materi, saya baca, saya praktekkan, sempat takut akan biasa aja karena belum di tes. Dan boom. Anehnya yang nonton ketawa. Ramai banget suasananya. Dan saya jadi pengin lagi buat stand-up-comedy lagi. Rasanya asyik, lho. Pas kita ngomong, bawain set-up, terus ke punchline. Orang-orang ketawa. Ngeliat orang-orang mangap, gitu. Ada yang sampe merem. Ada yang mikir sebentar, tapi ketawa juga.


Nulis materi..


    Ya sudah, intinya ini ucapan terima kasih. Makasih, ya. Tanpa kalian mungkin mental saya akan ambruk dan gak bakal tampil. Tapi dengan kata-kata semangat dari kalian, walaupun ya, kelihatannya sepele, tapi ngena banget. Makasih.

    Biasa aja, jangan meneteskan air mata gitu sehabis baca postingan ini.

    Sebelum tampil saya deg-deg-an melulu. Minum air banyak-banyak supaya deg-deg-annya hilang, mencontoh Dodit Mulyanto yang kena jantung koroner. Iya, supaya adrenalin menurun harus minum air banyak-banyak. Efek buruknya adalah pas di panggung jadi kebelet pipis.

    Dan barusan tadi siang dibagi rapor. Biasa aja, nothing special. Banyak yang nanya saya ranking berapa?

    Saya jawab, “Ranking 2…” dalam hati saya ngomong lagi, “..8.”

    Zaman sekarang sudah gak boleh lah, nanya-nanya ranking lagi, soalnya nanti dijawabnya bohong. 

    Banyak yang semangatnya turun gara-gara rankingnya makin gede, bukan nilai yang gede. Jangan begitu, ranking bukan segalanya. Yang penting apa yang udah kita dapat di sekolah itu.. Yakni, pengalamannya. Lagian yang rankingnya kecil itu usahanya juga besar. Mungkin usaha kita yang dapat ranking gede itu masih kecil. Usaha lagi yang gede di waktu berikutnya, okey?

    Udah, ah, malah ngelantur. By the way, tadi siang itu pembagian rapor semester 5. Abis ini gak ada nilai yang bakal dipajang di rapor lagi. Udah, sampai semester 5 doang. Iya, udah.

    Udah, selamat liburan akhir tahun, pembaca setia. 

(9-,-)9

Tuesday, December 15, 2015

Pengawas Ulangan Apatis Yang Gagal Sama Cewek..

Untuk blog.

    Pembaca setia, kamu punya hal yang bikin nyesel gak ketika hidup di dunia ini? Saya punya. 

    Ketika itu saya bangun tidur, saya nyesel. Nyesel banget. Saya habis mimpi basah. 

    Nyesel banget. Saya nyesel habis mimpi basah.. tapi gak inget mimpinya apa dan bagaimana, mimpinya dengan siapa. Kan kampret, karena biasanya saya ingat, terus dipikirin lagi. Hehehe. 


    Kali ini, tiba-tiba basah aja. Saya jadinya bingung harus meminta tanggung jawab atas basahnya ini kepada siapa.
 

    Tapi setelah itu saya sadar. 

    Basah ini bukan karena mimpi, tapi karena.. atap kamar saya bocor.

    AAKKKK!! IBU!! KASUR SAYA BASAH!! 

          (9-,-)9

     Kasur saya sudah kering sekarang. Mari bercerita tentang Ulangan Semester Ganjil tahun ajaran 2015/2016 yang terasa sedikit berbeda, karena ada varian rasa baru. Rasa barunya itu karena dimulai pada hari Kamis. Biasanya mulainya hari Senin dan berakhir hari Sabtu. Kali ini, mulai Kamis, berakhir Kamis depannya. Tapi ada keuntungannya, karena Ulangan Semester-nya terpecah jadi 2 ronde. 1 ronde-nya 3 hari. Ronde 1 kamis sampai sabtu. Hari Minggu bisa refreshing dulu main game dan nonton film seharian, terus lanjut ronde 2. Asoy, kan?
 

    Namun biasanya setelah Kamis selesai ulangan nanti, muncul Ronde 3. Remidial.
 

    Ketika ada event seperti ulangan semester biasanya para murid itu mendadak jadi rajin. Rajin belajar? Bukan. Jadi rajin ibadah. Orang-orang seperti ini adalah kaum pesimistis yang hanya mengandalkan do’a tanpa dibarengi usaha. Saya ini orangnya selalu berusaha. Berusaha selalu berdo’a kepada Yang Maha Kuasa. Saya selalu berdo’a. Berdo’anya seperti ini, “Ya Allah, tolong berikanlah pengawas yang baik hatinya, berbudi luhur, bersadar diri, semangat belajar berbangsa berbudaya, maju Madrasah Tsanawiyah-ku..~” 

            (9-,-)9

    Yang belum tahu tadi saya nyanyi Mars MTs.

    Kamu tahu apatis?
 

    “Eh, jangan jadi orang apatis, dong! Gue minjem pacar lo gak dikasih pinjem, katanya sahabat!”
 

    “Kampret, di kelas gue orang-orangnya apatis semua! Masa gue nanya tugas di group-chat Whatsapp, gak ada yang jawab! Yaiyalah, gue nanyanya di group-chat kelas sebelah! Berarti kelas sebelah apatis semua!”
 

    Kebanyakan orang bakal ngomong jangan jadi orang yang apatis. Apatis itu orang yang gak peduli sama sesama. Cuek. Acuh tak acuh, gitu. Apatis itu buruk deh, pokoknya. Menurut saya, apatis itu kata yang netral. Karena orang apatis itu ada bagusnya juga, lho. Yaitu ketika jadi pengawas ulangan.

    Bayangin deh ketika ulangan kita mendapatkan pengawas yang apatis untuk mengawasi ruangan ulangan kita. Kita bisa lirik kanan lirik kiri, tanya jawaban sana-sini, gak takut. Pengawasnya apatis.
 

    Kita bisa lempar lemparan kertas contekkan dan buka buku catatan. Kalem aja, gak bakal ketahuan karena.. pengawasnya apatis.
 

    Bahkan, kita pun bisa joget-joget harlem shake pas lagi ulangan. Santai aja, gak bakal malu-maluin. Pengawasnya apatis. Dan pengawas yang apatis itu ikutan joget harlem shake juga.
 

    Asoy, kan?



          (9-,-)9

    Dalam sejarah saya ulangan umum di SMA, pengawas apatis itu sedikit populasinya. Bahkan, makin ke sini makin sedikit populasinya dan hampir punah. Tapi, beruntunglah kalau ada guru PPL di sekolah kalian. Karena ada banyak, lho, guru PPL kalau disuruh mengawasi murid ulangan biasanya acuh tak acuh, apatis. Karena guru PPL hanya berpikir untuk ‘cepat pulang’ saja. Tapi, gak semua guru PPL, ya, karena saya cuma bilang ‘ada banyak’.
 

    Pernah pengalaman saya ketika ulangan, seorang pengawas masuk dan memberi soal ulangan plus lembar jawaban. Habis itu keluar ruangan lalu ngerokok.
 

    Murid-murid yang lagi ulangan ditinggal. Kita bisa ribut, tanya kiri-kanan, atas-bawah, jungkir-balik, jogat-joget, kopral-koprol. Pengawasnya anteng banget di luar ruangan, kayak anak kecil yang dikasih mobil-mobilan.
 

    Ngerokoknya luamaa banget. Saking lamanya, ditulisnya luamaa. Sampai waktu ngerjain soal selama 90 menit itu habis. Dia masuk lagi, hanya untuk mengumpulkan lembar jawaban plus soal ulangannya. Saya jadi murid terakhir yang keluar ruangan. Dan berpapasan dengan pengawas apatis itu, karena penasaran saya curi-curi untuk menyapa dan bertanya, “Pak, ngerokoknya habis berapa batang? Lama banget di luarnya.”
 

    “Cuma satu batang, kok.”
 

    “Lho, kok cuma satu batang lama banget di luar, pak?”
 

    “Bapak cari orang yang punya korek api dulu.”

           (9-,-)9

    Ada juga pengawas sepertinya kaum intelektual. Soalnya, ketika masuk ke ruangan, tangannya menjinjing buku novel. Pengawasnya perempuan.
 

    Sehabis membagikan soal ulangan plus lembar jawaban, langsung duduk dan baca novel. Novelnya sampai menutupi wajah pengawas itu. Dia jadi gak peduli keadaan murid yang lagi ulangan, seakan terbawa cerita dalam novel tersebut. Inilah yang menjadi titik kesempatan untuk murid-murid yang kampret untuk nanya jawaban.
 

    Kesempatan itu hancur ketika seorang murid menyadarkan pengawas yang lagi baca novel dengan teriak menanyakan sesuatu, “Bu, no. 23 Pilihan Ganda ralat gak?”
 

    “Bu?”
 

    “Bu?”
 

    Akhirnya satu ruangan ikut teriak, “BUUUUUU!?!!”
 

    Si ibu pengawasnya menjawab dengan menjawab dengan payah, “Oy, ada apa sih ribut-ribut, kerjain ulangannya yang benar, ibu ngantuk. Tidur lagi, ah.” Terus wajahnya ditutupi sama buku novelnya.
 

    Oh, ternyata, bukan baca novel tapi tidur. Saya tertipu. Kami tertipu. Kalian semua tertipu.

           (9-,-)9

    Ada juga pengawas yang malah ngegosip. Mending kalo ngegosipnya cuma bisik-bisik, malah ada yang ngegosipnya kedengeran. Yang lagi ulangan jadi tahu kalau Bu Haji Muhidin sudah beli gelang. Jadi tahu kenapa suami Bu Rudi selingkuh. Dan jadi tahu seluk beluk akar masalah percekcokan dalam rumah tangga si Unyil.
 

    Dan kenapa ngegosip dengan kerasnya gak ngegosipin kunci jawaban. Jadinya simbiosis mutualisme. Karena kalau tadi itu simbiosis parasitisme, si pengawas untung menggosip, si murid yang rugi karena konsentrasi terganggu.
 

    Kalau ulangan duduknya pasti sama orang yang baru, gak sekelas. Biasanya sama kakak kelas atau adik kelas. Saya selalu berharap duduknya sama cewek. Hhmm.

    Pengalaman pahit ketika saya kelas 11 semester 2, sebelum ulangan saya kepo. Saya lihat dulu nama yang akan duduk dengan saya. Saya sudah senang saya karena dilihat dari namanya itu nama cewek. Rifansa. Hhmm.
 

    Pas hari H saya masuk ke ruangan tempat saya ulangan. Saya taruh alat tulis di meja. Yang sebangku sama saya belum datang. Sampai-sampai ketika bel saya belum ada orangnya. Saya duduk di bangku karena yang lain juga sudah duduk. Dan Rifansa datang, duduk dengan semena-mena di sebelah saya. Kok ada yang salah? Eh, kok Rifansa cowok? Eh, apa-apaan ini? Hei, hei, ini anak mana? Ini bukan Rifansa ini, Rifansa itu cewek, Rifansa itu nama cewek, harusnya cewek! Kenapa yang keluar cowok! 

    Saya ngelihatin dia terus, merasa dilihatin Rifansa nyengir. “Kang?”
 

    Saya masih shock. Fau, kamu disapa tuh! “Oh, eh. Kamu Rifansa?”
 

    “Iya, Kang, saya Rifansa.”
 

    “Cowok?”
 

    Dia mengangguk.
 

    Saya makin terguncang. Saya pun membayangkan adegan di film yang lagi berusaha menyadarkan kalau ini bukan mimpi buruk. Tangan menampar-nampar pipi. Sadar! Sadar!
 

    “Saya Fauzy.”
 

    Akhirnya pasrah, duduk sama adik kelas cowok. Ya, gitu, deh. Udah gitu aja. Udah. Saya gak macam-macam sama Rifansa ini. Gak ada yang spesial, kok. Udah. Jadi, cerita cuma cukup sampai sini dan postingan sudah panjang.

           (9-,-)9
          
    Blog ini masih akan tetap update selagi saya masih hidup. See ya next postingan!

Wednesday, December 9, 2015

Penasaran. SMANDA SCIENCE FAIR 2015!!

Untuk blog.

    Assalamu’-alaikum-alaikum, yey.

    Sebelumnya mau nanya.

    Pembaca setia, apakah kamu adalah tipe orang yang selalu penasaran? Tipe orang yang ingin tahu banyak hal? Apalagi yang berbau-bau ilmu pengetahuan? Science?

    Pembaca setia, apakah kamu adalah tipe orang yang sangat benci sama suatu pelajaran? Kimia, misalkan. Dan ingin sekali menjadikan kimia sebagai hal yang menyenangkan?

    Atau, di bulan Desember ini, kamu sedang suntuk karena habis ulangan umum semester ganjil dan pengin mencari hiburan yang bakal membuat otakmu fresh kembali?

    Saya tahu jawabannya.

    Saya rekomendasikan kamu untuk datang ke acara SMANDA SCIENCE FAIR 2015. Acaranya bakal digelar 5 hari saja, dari mulai hari Senin tanggal 14-18 Desember 2015. Catat.

    Acara apaan sih itu?

    Lihat dulu nih posternya dan baca baik-baik:
   

   
    Dari posternya aja, saya juga penasaran. Apalagi dari kata-kata yang dicetak pakai warna kuning, terus kebanyakan pakai bahasa Inggris lagi.

    Katanya sih, itu adalah berbagai wahana atau stan yang akan ada di SMANDA SCIENCE FAIR 2015 (bisa juga disingkat SSF 2015). Oh, jadi SMANDA SCIENCE FAIR ini acara pameran yang bakal nyuguhin berbagai macam wahana dan stan? Kata panitianya sih, iya.

    Saya pernah ke SMANDA SCIENCE FAIR yang tahun 2013, itu acaranya kece abis, semua wahana dan stannya saya kunjungi, dan memberikan kesenangan tersendiri. Dan sekarang, gak kerasa sudah 2 tahun, dan Desember 2015 ini ada lagi acaranya. Pasti dengan konsep dan wahana yang lebih menyenangkan. Apalagi pas lihat sponsor-sponsornya lihat di bagian bawah posternya. Ada bimbel tempat saya belajar juga.

    Saya penasaran tuh sama kata-kata yang dicetak kuning, The Odyssey. Saya pernah melihat film 2001: A Space Odyssey. Film karya sutradara Stanley Kubrick yang merupakan salah satu masterpiecenya beliau. Filmnya tentang penjelajahan luar angkasa tapi dibuat tahun 1960-an yang pada waktu itu efek filmnya sangat bagus untuk saat itu belum ada teknologi CGI (animasi komputer untuk bikin film). The Odyssey, kayaknya bertema penjelajahan deh. Apakah saya mengatakan ini seolah-olah spoiler untuk wahana tersebut? Enggak. Saya belum pernah nyobain wahana ini, dan wahana ini belum dibuka, karena acaranya belum mulai. So, saya juga bakal ngerasain sendiri gimana wahananya nanti pas SSF 2015. Saya cuma menerka-nerka. Makanya, saya bilang, acara ini sangat cocok untuk kamu yang orangnya selalu penasaran. Karena ada peribahasa:

    Curiosity killed the cat. Ignorance killed the man.

    Ignorance artinya gak mau tahu. Acuh tak acuh. Lawan kata dari selalu penasaran. Ignorance itu sangat berbahaya, karena bisa membunuh manusia. Ignorance membuat kita jadi manusia yang bodoh dan gak tahu apa-apa. Karena kita malas mencari tahu dan ingin tahu. Di dunia sekarang, ada istilah kepo. Kepo itu bagus. Tapi keponya tentang pengetahuan, bukan kepo untuk gosip!

    My Scout My Adventure. Pramukaku, petualanganku? Bakal ada saingan berat untuk acara My Trip My Adventure.

    Memories? Kenangan-kenangan? Atau di wahana tersebut bakal dipamerkan berbagai macam memori dari dunia teknologi, seperti: SD Card, Hardisk, dan lain-lain? Mungkin, pas masuk wahana itu, saya ditanya, “Siapa mantan terindah yang kenangan-kenangannya masih ingat oleh kamu sampai saat ini?”

    Jadi, makin gak sabar untuk 14 Desember!

    Dark London. London, ibukota Inggris, gelap? London, mati lampu? London gelap gulita? Apakah ini?

    BIO-Hospital. Rumah sakit yang hidup?

    Smanda Cinema? Wah, kayaknya wahana ini bakal bikin bioskop! Penasaran. Kira-kira film apa yang bakal diputar. Apakah film yang berbau mistis, natal, romantis, drama, action, thriller?

    SSF 2015 bikin penasaran!

    Potret. Masuk wahana ini bakal ada banyak kamera? Wajah saya bakal dipotret? Atau bakal ada model-model cantik nan seksi lagi melakukan sesi pemotretan? Saya harap model-model yang bakal ada di wahana ini. Hehehe. Apalagi modelnya model dari Victoria’s Secret, Maxim, atau Fashion TV.

    Case of Chemistry. Kasus Kimia. Nah, lho! Biasanya kasus kan adanya di dunia kriminal. Kok ini di dunia kimia? Mungkin, kita diajak untuk mempelajari kimia dengan cara yang menyenangkan. Yaitu dengan pendekatan memecahkan kasus kimia. Nah, lho! Yang mungkin, kamu ingin tahu lebih banyak tentang kimia, wahana ini bakal menjawab segudang pertanyaan kamu, macam: Apa sih polimer? Unsur radioaktif itu unsur macam bagaimana? Aku pengin tahu caranya melakukan reaksi kimia, dong? Apa sih yang membuat besi berkarat?

    Nihon no Matsuri. Di SSF 2013 wahana ini ada, sama namanya. Wahananya berisi semua hal tentang negara Jepang. Kartun jepang. Kimono. Bahkan, diajarin nulis huruf Jepang. Kira-kira kejutan apa yang akan wahana ini berikan di SSF 2015? Mungkin, bakalan ngedatengin artis Jepang? Maria Ozawa, please.

    The Ultimate Geography. Apa yang membuat pelajaran Geografi begitu 'ultimate'? Begitu keren? Banyak. Geografi itu pelajaran tentang fenomena alam yang ada di bumi. Di wahana ini, mungkin, akan disuguhkan banyak fenomena alam di bumi yang keren, yang kita gak tahu sebelumnya!

    Ayo dong, tanggal 14 Desember!! Gemes!!

    Are You Human? Apakah kamu manusia?

    Jawabannya bakal kamu tahu kalau datang ke SSF 2015. Bisa aja kamu bukan manusia. Bisa aja kamu itu sebenarnya adalah Tyrannosaurus?

    (Bukan) Rumah Hantu. Kalau bukan rumah hantu, terus rumah apa, dong? Rumah Gadang? Rumah susun? Rumah Panggung? Rumah tangga?

    BERUANG. Ini wahana apa sih? Kok cuma beruang? Harus punya uang dulu baru bisa masuk wahana ini? Atau bakal ada atraksi beruang? Atau sebenarnya plesetan dari kata BERJUANG?

    Dan.. Express Your Feeling With Music. Mungkinkah wahana ini adalah wahana karaoke? Bisa jadi. Saya juga belum tahu. Wuih, kalau beneran ini wahana karaoke, yang hobi nyanyi di kamar mandi bisa menyalurkan suara perunggunya disini. Mantap.

    Dan ada juga Open House. Open House ini nama wahana atau kegiatan Open House macam acara lebaran? Ambigu. Dan Parade Band. Sekedar info, bukan hanya parade band, tapi juga bakal ada dance, bahkan stand-up-comedy. Rumornya, sponsor bakal ngundang Raisa.

    Benarkah? Saya juga penasaran.

    Kalau misalnya Raisa gak datang pun gak apa-apa, karena rasa penasaran saya bakal dipuaskan di acara SMANDA SCIENCE FAIR ini. Makanya kalian, siap-siap buat tanggal 14-18 Desember 2015. 5 hari aja, sob. Dan 5 hari mungkin akan ada sesuatu yang berbeda. Mungkin ada kejutan. Mungkin ada surprise tiba-tiba yang diadakan panitia, wahana, dan sponsor. Datang saja. Bila perlu ajak semua orang yang kamu kenal selama hidup di dunia. Biar ramai.

    Setelah datang ke SSF 2015, bisa jadi jenius. Otak jadi fresh. Dan mungkin bisa kali ngegebet anak-anak SMAN 2 Kuningan yang cantik dan ganteng.

    Terakhir, yang paling spesial dari SSF. Pembaca setia, bakal ketemu saya. CEO sekaligus penulis dari blog si Mamba Hitam ini, yaitu saya, Fauzy Husni Mubarok yang ganteng dan bersahaja ini. Makin bikin kamu pengin muntah excited, kan? Yaiyalah! Bisa dapat tanda tangan dan foto juga. Wkwk. Tapi, saya bakal bersembunyi, karena saya gak mau jadi star-syndrome.

    Oke, rasa penasaran sudah membumbung tinggi, saatnya melampiaskannya dengan datang ke:

SMANDA SCIENCE FAIR 2015 tanggal 14-18 Desember 2015

    Tempatnya di kampus SMAN 2 Kuningan di Jalan Aruji Kartawinata Kuningan, dekat gedung BNN dan Kantor Pajak yang catnya warna oranye itu.

    Sip.

Follow by Email