Sunday, June 28, 2015

TEMPAT YANG PAS UNTUK MENABUNG

Kalau mau menabung dimana?

Seringkali kita mendapatkan pertanyaan itu dari orang sekitar kita yang lagi bingung untuk menabung. Ngakunya sih pengin nabung, tapi bingung mau menyimpan uang mereka dimana. Daripada bingung dan nantinya keinginan untuk menabung itu luntur, saya mau memberi tahu dimana saja kita bisa menabung, dan saya yakin tempat-tempat yang saya kasih tahu bisa kamu pakai untuk menabung dan bisa kamu kasih tahu ke teman kamu yang masih bingung untuk menabung dimana. Check this out!


BANK





Sudah bukan rahasia lagi jika bank adalah salah satu tempat terfavorit untuk menyimpan tabungan. Bank adalah tempat yang aman untuk menabung. Bank juga sudah banyak sekali di Indonesia, kamu tinggal pilih yang kamu sukai. Menabung di bank juga bisa mendapat kartu ATM untuk mempermudah jikalau kita memperlukan uang tabungan kita. Bukan hanya kartu ATM, kini juga ada e-banking, untuk mempercepat berbagai pembayaran; pulsa listrik, belanja, dll, ketika kita tidak membawa uang cash, tentunya memakai uang tabungan kita, tidak memakai uang tabungan mantan kita.

Menabung di bank juga bisa mendapatkan hadiah, jika kamu sudah lama menabung di bank tersebut. Kesetiaan akan berbuah manis. Namun tentunya keberuntungan juga diperlukan untuk mendapatkan hadiah, karena yang sudah lama menabung di bank tersebut bukan cuma kamu, orang lain juga, bahkan.. mantan kamu. Satu lagi, menabung di bank juga bisa mempercepat mendapatkan jodoh. Jika kamu rajin pergi ke bank dan bertemu dengan teller bank yang cantik, kamu bisa dekati tellernya. Tanyakan nomor handphone, kontak Whatsapp, dan pin BB-nya dengan alasan pelayanan dengan modus kamu belum mengerti soal menabung di bank. Kalau sudah dapat, tanyakan cara menabung di bank kepada teller tadi sekaligus menanyakan kehidupan pribadi tellernya. Sambil menyelam minum susu vanilla.


TEMPAT KAMU MELAKUKAN KEGIATAN




Jika kamu seorang pelajar dan kamu berkegiatan di sekolah, kamu bisa menabung di sekolah. Jika kamu seorang pekerja kantoran dan kamu berkegiatan di kantor, kamu bisa menabung di kantor. Jika kamu seorang jomblo dan kamu tidak punya kegiatan, pergi ke luar rumah dan cari kegiatan supaya kamu bisa mendapatkan tempat untuk menabung!

Terkadang, tempat-tempat kamu untuk berkegiatan sadar akan kebutuhan orang-orang dan menyediakan pelayanan menabung. Di sekolah misalnya, guru kamu atau koperasi sekolah mengadakan tabungan untuk siswanya yang ingin menabung.  Gak perlu cemas uang tabungan akan hilang karena yang menyimpannya adalah orang yang kita temui tiap hari karena kita berkegiatan di situ. Kita juga bisa menabung di organisasi yang kita ikuti seperti: tabungan OSIS, tabungan ekskul basket, tabungan ekskul seni, atau komunitas yang kita ikuti seperti: tabungan komunitas Pecinta Alam, tabungan komunitas Pecinta Bola, dan tabungan komunitas Pecinta Pacar Orang. Pokoknya, asalkan ada inisiatif untuk menabung, pasti ada tempat untuk menabung. Selain kamu bisa menyalurkan hobi dan berkegiatan, kamu juga bisa menambah pundi-pundi uang kamu dengan menabung.


ORANG YANG KAMU PERCAYAI




Kamu pasti punya orang yang kamu percayai. Orang yang sudah dekat dengan kamu selama kamu hidup di dunia untuk waktu yang cukup lama. Kamu sudah kenal seluk beluk kehidupannya, masa lalunya, dan kebiasaan buruknya. Orang yang kamu percayai bisa teman, keluarga, sahabat, bahkan pasangan. Ini bisa jadi tempat kamu untuk menyalurkan keinginan kamu untuk menabung.

Tak perlu takut uang tabungan kamu hilang karena mereka juga takut kebiasaan buruknya terbongkar karena kamu sudah tahu kebiasaan buruknya, dan orang yang kamu percayai bakal takut untuk memakai uang kamu itu. Jika mereka memakai uang kamu tanpa izin, kamu tinggal bocorkan ke dunia kebiasaan buruknya. Tapi masa kamu tega membiarkan orang yang kamu percayai itu menderita. Jika mereka sedang membutuhkan uang, kamu bisa kasih pinjam mereka. Dan juga sisihkan sedikit upah karena mereka telah memberikan jasanya untuk menyimpan uang kamu. Iya, tabungan kalau disimpan sendiri nanti lama-lama akan habis. Sebaiknya, disimpan di orang lain, supaya ada rasa malu untuk mengambilnya ketika kita tidak butuh-butuh amat.
 

Dalam hal ini memang harus benar-benar orang yang kamu percaya dan kamu sudah kenal orangnya. Jangan tiba-tiba kamu memberi uang tabungan kamu kepada gadis cantik yang kamu temui di mall. Mentang-mentang naksir, kamu jadi buta dan bodoh. Seperti kata Bang Napi, “Waspadalah!”

CELENGAN




Barang yang satu ini tidak dapat dilupakan dari dunia penyimpanan uang tabungan. Memang, barangnya sederhana, hanya wadah kecil tertutup dan diberi lubang untuk memasukkan uang. Namun efektif bagi kamu yang ingin menyimpan uang tabungan di rumah. Kalau kamu orangnya masih belum berani menitipkan uang di bank, tempat kamu berkegiatan, atau orang lain, kamu bisa menjadikan celengan sebagai alternatif.

Kamu tinggal beli celengan ke warung terdekat atau pasar untuk membeli celengan yang harganya sangat murah sekali, kisaran 1000 untuk ukuran kecil sampai 10.000 untuk ukuran besar. Ada juga yang sampai 30.000 rupiah, itu yang terbuat dari besi dan ada gemboknya. Kalau bisa, pakai celengan yang bentuknya ayam jago dan terbuat dari tanah liat. Mitosnya, celengan ayam bisa membuat celengan itu cepat penuh karena kamu rajin mengisi celengannya karena mencontoh ayam. Ayam itu rajin, pagi-pagi sudah cari rezeki.

Peringatan! Kamu bisa pakai celengan yang bentuknya ayam dan dari tanah liat, jangan memakai ayam betulan untuk celengan. Bisa-bisa uang tabungan kamu dipatok ayam, yang lebih bahaya nanti tangan kamu yang dipatok.


***


TEMPAT YANG HARUS KAMU HINDARI UNTUK MENYIMPAN TABUNGAN


Sedikit bocoran saja dan agar kamu lebih berhati-hati, karena setiap manusia bisa saja khilaf. Hindari tempat-tempat berikut untuk menyimpan uang tabungan kamu: mall, restoran, warung, WC umum, pasar, pacar yang boros, teman yang suka berhutang, pedagang kaki lima, dan mantan.

Jika kamu menabung di tempat yang saya sebutkan tadi, uang tabungan kamu gak bakalan bisa diambil lagi.

***

Bagaimana? Sudah ada gambaran ingin menyimpan uang-uang kamu dimana? Sekarang tidak usah bingung lagi, kalian bisa juga menyimpan tabungan via Cermati, produk tabungannya banyak sekali, pilih saja sesuai kebutuhan kamu. Untuk lebih jelasnya kunjungi website resminya Cermati.com. Tuh, asalkan ada keinginan untuk menabung, pasti ada tempat untuk menabung. Ya, dari dulu juga sudah ada tempatnya, keinginannya yang belum ada, ya kan? Bagi teman-teman yang belum punya keinginan menabung, ayo punya keinginan menabung! Menabung itu baik untuk kesehatan. Kesehatan dompet kita!



Seperti tagline Cermati, MARI KITA JADIKAN ORANG INDONESIA CERMAT BERFINANSIAL!

Sekian dari saya, semoga bermanfaat. 


***

Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Share Tips Menabungmu bersama Blog Emak Gaoel dan Cermati





8 comments:

  1. Sampe sekarang gue lebih nyaman nyelengin sih. Tapi udah gak di celengan. Di bawah kasur aja. Biar gampang ambilnya. Tradisional gitu lebih baik bagi gue yang agak boros ini wk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha kayak Ibu-Ibu aja suka dikantongin di bawah kasur, sekalian saja di antara dua gunung nyimpennya. :D

      Delete
  2. Lebih suka simpan di celengan kalo saya haha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ternyata masih banyak penggemar celengan.. lanjutkan! Yang penting menabung!

      Delete
  3. Ya iyalah kalo nabung di warung itu mah bukan nabung namanya . .

    Kalo gue menabbung mah didompet aja . . gue sisain ruang ndiri untuk uang tabungan . . males kalo harus pake bank atau celengan . . :D
    Apalagi di bulan Puasa + jomblo pula. . jajan bisa distop, jadi dompet tetep berisi deh . .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau saya gak dikasih uang jajan pas Ramadhan, soalnya bulan puasanya berbarengan dengan hari libur. Tolong! Liburnya satu bulan lagi, itu berarti saya harus pintar menyiasati ini semua :(

      Delete
  4. Jarang nabung sih sukanya sedekah. Dan asyiknya rekening tabungan selalu terisi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gokil! Inilah yang disebut 'The Sedekah Effect'.

      Delete

Pembaca setia yang sudah membaca, silahkan berkomentar sebebas mungkin dan seobjektif mungkin. Namun, jangan kasar-kasar soalnya penulis di sini lembut sekali hatinya. Sangat direkomendasikan untuk memberi saran dan kritik, bila mau pujian juga gak apa-apa. Love. You.