pauji's blog

menuju kekerenan yang haqiqi

Saturday, February 21, 2015

CARA MEMBUAT LAMPION SUPER KEREN..

Untuk blog. 

 



    Gong Xi Fa Cai!
    Selamat Tahun Baru Imlek bagi yang merayakan. Bagi angpaonya dong.

    Dalam rangka suasana Tahun Baru Imlek ini, saya akan membagikan sebuah tutorial yang sangat berguna untuk manusia yang di rumahnya gelap. Kita akan membuat lampion. Untuk membuat kamu semangat, marilah kita melihat model lampion yang sudah jadi.


    Bagaimana, kamu sudah merasa sedikit bergairah? Marilah kita mulai dan tuntaskan dengan cepat.


CARA MEMBUAT LAMPION SUPER KEREN!


ALAT DAN BAHAN..

 

1. Bola plastik bekas.
2. Kertas wajik atau kertas yang suka dipakai untuk membungkus dodol/wajik. 
3. Gunting.
4. Cutter.
5. Lampu. Boleh lampu yang terangnya warna kuning atau putih, sesuai selera.
6. Lem.
7. Dudukan/colokan lampu. 

 

 

Sedikit curhat tentang Alat dan Bahan:

 

    Karena ini termasuk tugas pelajaran prakarya saya di sekolah yang mengatakan bahwa harus meminimalisir biaya yang dikeluarkan. Bola plastik saya pakai yang bekas. Kertas wajik saya dapat minta dari nenek. Lampunya saya ambil dari lampu belajar yang saya suka pakai untuk belajar. Kalo misalkan dimarahin gegara gak belajar bisa bilang, “Lampu belajarnya ada yang ngambil.”

    Saya memakai colokan lampu yang kalo dicolokin langsung nyala, tidak pakai kabel atau saklar. Pas masuk, BLAR! Gitu. Nyala. Supaya praktis dan menghemat energi, karena menekan saklar lampu itu memerlukan energi yang sedikit banyak. Selain harus meminimalisir biaya, harus juga meminimalisir energi yang keluar dari tubuh.


CARA MEMBUAT..

 

1. Pertama, baca do’a dulu, sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Berdo’a mulai.



    “Ya, Allah berilah hambamu ini seekor pacar. Amin.”

    Selesai.


2. Kedua, buat dua lubang di  kedua ujung bola. Kedua lubang saling berlawanan dan berhadapan.

 



    Ujung yang satu sedikit besar, sekiranya masuk tangan kita. Lubang ini berfungsi untuk memasukkan lampu dan memasangkan lampu di dudukan lampu. Jangan lupa! Harus sebesar tangan sendiri biar pas masukkin lampu dan masangin lampunya gampang.

    Ujung yang kedua lubangnya harus pas sama dudukan/colokan lampunya. Sedikit lebih kecil dari ukuran colokan lampunya supaya seret dan colokan lampunya gak goyang-goyang. Dengan begitu, gak usah pakai lakban atau lem lain lagi. Colokan lampu melekat kuat dengan sendirinya.


    Pakai cutter untuk melubangi bola tersebut. Hati-hati, kelepasan sedikit bisa-bisa tangan kamu ketusuk sama cutternya. Biasa aja, jangan terlalu bergairah.


3. Ketiga, pasang colokan lampunya di lubang yang kedua tadi. 

 

 


    Gunakan tangan sendiri karena kalau pakai tangan Godzilla bisa-bisa lubangnya jadi melar, semelar-melarnya bisa-bisa melar sampai bolanya hancur lebur jadi arang.

4. Keempat. Tempelkan kertas wajik (yang sudah dikasih nenek) di sekujur tubuh bola menggunakan lem.

 

 

    Lubang untuk masuk tangan jangan ditutup kertas wajik, kalo ditutup nantinya kalo lampunya abis/rusak, susah gantinya. Kalo sekaligus nempelin kertas wajik biasanya kelipet-lipet gitu, jelek. Kertas wajiknya bisa digunting jadi kecil-kecil terus ditempel. Itu sedikit mengurangi resiko lampion terlihat kusut. 

    Asoy.


5. Tempelin lampunya di colokan lampu yang sudah berada di dalam bola.


6. Tes dulu.

 

    Colokkin lampionnya ke sumber listrik yang terdekat. Kalo di rumah kamu belum pasang listrik, bisa memesan dulu ke PLN agar rumah kamu dipasang listrik. 

    Sudah pasang listrik tapi listriknya mati? Artinya, kamu belum bayar listrik 3 bulan. Lunasin dulu semua hutang-hutang tagihan listrik PLN rumah kamu.


    Kalau kamu punya problem seperti di atas tapi gak sabar pengin segera ngetes lampunya, bisa ikut ke tetangga dulu.



7. Kalo nyala. Lampion super keren siap dihidangkan selagi lampunya belum rusak. 

 

 

8. Jangan lupa untuk menghias lampionnya sesuai kreativitas dan imajinasi kamu.

 

    Bagaimana pembaca setia semuanya, mudah kan? Dengan bahan yang sederhana dan banyaknya dari barang bekas, kita bisa membuat lampion yang sangat keren. Kita pun dapat membantu lingkungan agar tetap lestari dan bersih, karena mengurangi limbah yang berserakan tidak berguna di alam. Juga dapat mengurangi resiko kaki cedera gara-gara main bola. Bolanya dipakai buat bikin lampion.

    Lampion ini sangat bermanfaat: Selain bisa digunakan untuk menerangi ruangan yang gelap. Bisa juga untuk menerangi ruangan yang terang agar lebih terang. Keren kan?


    Sekian saja tutorial dari saya, semoga bermanfaat dan menghibur. :)


JUST EKSPEKTASI

21 comments:

  1. meskipun cuma barang bekas, tapi hasilnya bagus juga ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lumayan lah buat menerangi hidup yang gelap ini.

      Delete
  2. Wah kreatif bgt! boleh bgt nih di coba^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sip..... daripada gak ada kerjaan mending buat kayak beginian.

      Delete
  3. wahahaha, kreatif asli bro.
    gue butuh tutorial light stick buatan nih..
    hmm, gong xi fat cai :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasa aja, bro.
      Anjir, gue belum tahu kalo untuk buat lightstick. Gue cuma tahu melody sama Nabilah doang.
      Iya, sama-sama, bro.

      Delete
  4. wahahaha, kreatif asli bro.
    gue butuh tutorial light stick buatan nih..
    hmm, gong xi fat cai :))

    ReplyDelete
  5. Kayaknya bagus buat pajangan. Nanti gue coba deh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sip lah, sekalian ajak temennya yang jomblo..

      Delete
  6. Manteb deh, ntar tak coba bikin sendiri. lumayan buat kamar hehehe

    ReplyDelete
  7. Kereeeen.. :D

    Kalok aku biasanya dari balon.. Trus dilem pakek kain, kertas atau benang.. Dibiarin semalem trus dipecahin deh.. :D

    ReplyDelete
  8. enakan bikin lampion dari bola kayak gini ya daripada dari balon, lebih simpel kelihatannya,,.
    oke deh siap dicoba dirumah

    ReplyDelete
  9. sangat kreatif..
    terima kasih untuk infonya, kunjungi juga www.smartkiosku.com yaa

    ReplyDelete
  10. Sangat kreatif ya, kunjungi juga asasnan.blogspot.com

    ReplyDelete

Pembaca setia yang sudah membaca, silahkan berkomentar sebebas mungkin dan seobjektif mungkin. Namun, jangan kasar-kasar soalnya penulis di sini lembut sekali hatinya. Sangat direkomendasikan untuk memberi saran dan kritik, bila mau pujian juga gak apa-apa. Love. You.

Follow by Email