pauji's blog

menuju kekerenan yang haqiqi

Thursday, January 1, 2015

AYO, MENCOBA HAL BARU!

Untuk blog gue yang kece.

    Kalo gue berada dalam sebuah film, kemarin film gue telah mencapai ending-nya. Film yang gue mainkan adalah film tentang dinosaurus, pada akhirnya gue.. dilahap Brontosaurus.

    Tahun baru sudah tiba. 2014 sudah berakhir. Gue gak tau ini berakhir bahagia atau sedih, bagi gue hanyalah tahun yang mengesankan. Banyak kejadian-kejadian yang gue alami di tahun ini. Untuk itu, gue pengin berbagi secuil kisah film yang gue perankan sendiri sebagai diri gue sendiri namun gue gak pengin hidup sendiri.
    Judul filmnya: 'NEW'

    (Apa yang spesial dari judulnya?)

    Udah ngikut aja, rese!



Sumber gambar

HAL YANG BARU.. (BAU?)

    Gue percaya, kalo 'barang baru adalah barang bekas yang tertunda'.

    Namun gue percaya, 'hal-hal baru adalah hal-hal keren yang harus dicoba'.

    Banyak sekali hal-hal baru yang gue alami dan gue coba apakah asam, pahit, asin, atau manis. Karena gue orangnya suka kurang percaya diri, gue mencoba mencari kepercayaan diri dalam berbagai hal. Di awal tahun 2014, gue mencoba piknik dengan sodara-sodara dari Cirebon, hal baru, mengingat gue jarang piknik dengan sodara jauh.

    Beranjak satu bulan, gue mendapat sebuah ajakan dari temen gue, Yogi, mengikuti sebuah Sekolah Sepak Bola. Awalnya gue minder karena mungkin fisik gue yang cemen dan skill main bola gue yang kurang mumpuni, ditambah lagi bayang-bayang 'gue kan udah jarang main bola lagi dari MTs'. Gue menjawab dengan cara cewek menjawab pernyataan cinta dari seorang cowok, "Pikir-pikir aja dulu deh."

    Tapi, gue emang beneran mikir. Gue memikirkan hal tersebut semalaman. Sampai gue gak bisa tidur.

    Besoknya, gue minta uang ke Ibu buat beli sepatu bola. Walaupun awalnya dikira minta duit buat beli selempak. Baca aja di sini cerita lengkapnya gue masuk SSB. (Baca: MASUK SSB)

    Setelahnya, momen berharga datang kembali. Di hari Ulang Tahun gue yang ke-16 atau orang biasa menyebutnya dengan 'sweet sixteen' itu gue mendapat anggota keluarga baru. Si Lepo datang ke rumah gue dengan selamat tanpa kurang suatu apa pun lengkap dengan charger dan bonus seekor mouse gratis dari si penjual. Laptop baru pemberian Ibu dan Bapak. Gue seneng banget, akhirnya gue mendapat fasilitas untuk ber-wi-fi gratisan sampe guling-guling di sekolah. 


SEMUANYA BUTUH PROSES..

    Menjelang akhir dari era SPARTAN (sebutan kelas gue waktu kelas 10, singkatan dari Sepuluh iPa duA The netrAl organizatioN, abaikan singkatannya yang emang maksa, guys, biar mirip pasukan pemberani di film 300, walaupun aslinya hanya sekumpulan anak SMA labil, hehe damai). Gue sedih.

    Gue harus berpisah dengan teman-teman yang menemani gue setahun ke belakang untuk bertemu dengan kelas baru. Sulit banget untuk melepaskan bayang-bayang mereka ketika masuk kelas baru dan teman-teman yang dulu di SPARTAN sudah banyak berbaur, tinggal disini gue yang belum cukup gaul dengan anak-anak kelas baru di XI MIA 1, itu tekanan yang cukup berat buat gue.

    Lama-lama gue bisa diterima di kalangan anak baru dan bisa akrab dengan mereka. 


    Semua orang sama.

    Sekarang.. disinilah gue bersama SEISMOGRAP (sebutan kelas XI MIA 1, singkatan dari Sebelas Ipa Satu Memang Oke Gaul Rajin Anak Pak Nana, yang ini lebih maksa, guys, FYI, Pak Nana itu wali kelas di XI MIA 1). Malahan malah ada suatu perkumpulan para jomblo yang diketuai oleh anggota SEISMOGRAP. Kasih tau gak ya nama ketuanya? Hahaha. Dan ada juga perkumpulan orang-orang yang taken (baca: udah punya pacar) yang diketuai oleh anggota SEISMOGRAP ini. Hidup itu adil, guys.

    Keren kan? gue bersyukur ketemu mereka, ketemu SPARTAN dan SEISMOGRAP semuanya sama-sama asyik buat gue.

    Dan di era SEISMOGRAP ini gue mencoba hal-hal baru lagi, walaupun itu secara tidak disengaja yaitu ikutan lomba pidato dan futsal antar kelas. Lomba pidato, gue secara mendadak satu hari sebelum lomba menjadi algojo di perlombaan pidato antar kelas ini. Sama halnya dengan futsal gue mencoba posisi yang gue gak jago-jago amat (emang gue gak ada posisi yang jago-jago amat), yaitu kiper. Hidup itu aneh, guys.

    Lalu setelah itu, modem baru datang. Lagi-lagi orang tua mendukung banget anaknya beraktivitas di dunia blogging. Walaupun kebanyakan modemnya gue pake buat download film.. hehe. Kuota langsung abis aja tuh.


PENGIN INI, MALAH ITU..

    Namun, sesuai dengan genre video instagram yang dipopulerkan oleh INDOVIDGRAM yang booming sekali di tahun 2014 ini. 'EKSPEKTASI dan REALITA'. Terkadang, semua gak berjalan dengan perencanaan kita, apa yang kita pengin terjadi kadang gak datang-datang.

    Jujur aja, gue mengharapkan seorang yang spesial yang dapat mencerahkan hidup gue, walaupun hanya memberikan sebuah korek api cap duren tiga dan gue yang nyumbang lilin. Kan gitu aja lumayan, daripada hidup gue suram terus kayak rumah gelap kalo mati lampu. Gelap gak bisa liat apa-apa, sama kayak orang buta. Masih meraba-raba dan hidup gue belum terarah. Mungkin tahun-tahun berikutnya gue bisa beruntung. Tuhan tahu, gue belum terlalu butuh.

    Gue juga belum pernah dapet nilai bagus di pelajaran-pelajaran eksak. Dan juga nyanyi.. ahahay. Mungkin yang pernah temen seperjombloan gue si Albert bilang, "Kalo udah bicara bakat, kadang-kadang bisa sesuatu itu susah." Bisa bener, soalnya kalo emang gak bakat emang susah bisa sesuatu. Kayak orang yang gak punya mulut dan dipaksakan buat menyanyi, kan susah. Bisa juga salah, kan orang yang gak punya mulut bisa nyanyi pake hidung.

    Bingung kan? Semuanya tergantung sudut pandang masing-masing dalam mengambil kesimpulan.


JANGAN LARI!! HADAPILAH..

    Yang jelas..

    Gue berhasil belajar mengalahkan sedikit rasa takut itu, rasa takut untuk mencoba. Ternyata ketakutan untuk mencoba seringkali bukan datang dari hal-hal yang jauh dari kita tapi dekat dengan kita. Semua itu berasal dari diri sendiri. 


    Jangan bertanya, lakukan saja.

    Seringkali kita memikirkan apa yang seharusnya tidak kita pikirkan. Takutlah, malulah, minderlah, semuanya gak perlu dipikirkan. Just do it! Dan gue gak percaya gue mengalahkan semua itu ketika masuk SSB. Walaupun setelah masuk SSB perkembangan main bola gue sedikit di bawah rata-rata, namun yang gue syukuri adalah setidaknya gue udah mencoba. Walaupun setelah masuk kelas baru, gue sering di-bully, yang ini emang terpaksa masuk kelas ini.. hehe. Kalo gak masuk kelas ini mau kemana lagi.. :))

    Semua pasti ada hikmahnya, seperti masuk kelas baru kita bisa berteman dan bersahabat dengan orang-orang baru. Memperluas jaringan pertemanan.

    Masuk SSB gue juga bisa bertemu dengan orang-orang baru yang biasa nemenin gue panas-panasan ketika latihan. Menemukan beragam bau keringat baru.

    Setelah gue lomba pidato, gue ditunjuk lagi ikutan lomba stand up comedy, tapi gue gak ikutan karena gue ngikutin apa yang seharusnya gue gak ikutin, gue takut lucu. Jujur gue nyesel. :D (Ngomong aja gak ada materinya! Wooo!!)

    Setelah gue ikut lomba futsal dan menjadi kiper, gue jadi lebih sering ikutan main futsal sama orang-orang baru, sering diajak main bareng, kepercayaan diri jadi bertambah kan. 


    Setelah hal baru, muncul hal-hal baru yang lain.

    Gimana.. lo udah siap mencoba hal baru di tahun yang baru?

    Gue siap.

    And the last, this is the end of my film..


    Akhirnya.. gue ditelan bulat-bulat oleh brontosaurus.
   

15 comments:

  1. Replies
    1. Anti mainstream! Orang lain baru, ini beda!

      Delete
  2. Lo siap ? Yakin nih ? Udahlah tembak aja langsung *loh

    Good luck ya di tahun yg baru ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oke, saya tembak kamu ya pake AK47.

      Iya, makasih untuk do'anya, goodluck juga ya..... hihihihi

      Delete
  3. Iya sih, kalo ga mau mencoba hal baru, gimana bisa ini dan itu?
    Dulu pernah juga ikut SSB, tapi berakhir tragis jadi anak gawang. Ga dilanjutin deh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener tuch, kalo rajin coba hal baru yakin otak makin peka dan cerdas.
      Tragis banget ya, aku sekarang malah jadi anak dibawah gawang alias jadi kiper futsal.. Hidup memang gokil..

      Delete
  4. Wuis anak Bola nih, bayar gak sih masuk SSB gitu? Berapa sih bayarnya? #KomenKepo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di kampung saya enggak bang, tapi kalau tiap latihan bayar seribu. Yang ngelatih cuma seorang jadi murah, baik orangnya, tapi ilmunya bermanfaat banget. Kayaknya mau masuk SSB juga nih... hehehe

      Delete
  5. Selamat tahun baru 2015, semoga membawa berkah dan semoga ngak bau apek hahaha

    ReplyDelete
  6. nyoba hal baru itu emang paling asik. kita bisa kenal sama lingkungan baru dan orang baru :)

    ReplyDelete
  7. Nyoba hal yang baru kayak macarin mamah-mamah muda? :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah ini terlalu gila, lagian ada gitu mamah-mamah yang muda? :/

      Delete

Pembaca setia yang sudah membaca, silahkan berkomentar sebebas mungkin dan seobjektif mungkin. Namun, jangan kasar-kasar soalnya penulis di sini lembut sekali hatinya. Sangat direkomendasikan untuk memberi saran dan kritik, bila mau pujian juga gak apa-apa. Love. You.

Follow by Email