pauji's blog

menuju kekerenan yang haqiqi

Tuesday, May 20, 2014

Hal Absurd di Film The Conjuring

Untuk blog.

Malam minggu yang menyeramkan.
Sabtu 10 Mei 2014.

    Jantung saya masih berdebar-debar gak karuan. Hantu ‘The Conjuring’ berhasil membuat malam minggu saya lumayan mencekam. Bukannya dihabiskan dengan gebetan atau pacar, malah sama hantu dalam film. Musik yang keluar dari kotak musik yang diputar yang suaranya, “triling-triling” gitu, terngiang-ngiang terus di telinga. Wajah Anabelle juga sulit dilupakan dari pikiran.



    Ini saya tulis langsung loh, sehabis nonton film “The Conjuring” di laptop. Sebenernya filmnya sudah ada sejak lama. Tapi, karena jiwa dan mental saya merasa menolak jadi dipendam terus hasrat ingin menontonnya. Malam minggu ini saya berhasil melawan rasa takut saya. Dan berhasil terselesaikan sampai akhir filmnya. Lega.

    Biar gak hambar nontonnya, saya mau cerita tentang keberhasilan saya menonton film horror untuk yang kedua kalinya di tahun ini. Tepuk tangan dulu dong!! Habis Evil Dead, terbitlah The Conjuring Tapi saya mau cerita tentang kejadian anehnya saja ya. Biar enggak panjang postingannya. Kalau saya ceritakan semua, nanti bisa menyaingi panjangnya jalur Pantai Utara Jawa. Yok simak baik-baik....

    Annabelle sudah dimunculkan di awal film. Sukses bikin kaget, awal-awal sudah seram saja nih. Yang bikin ngeri itu wajah boneka Annabelle ini rusak dan seolah tersenyum kecut. Menghiasi setengah layar laptop saya ini. Grrrr..



    Keluarga yang datang ke rumah angkernya ini sedikit membingungkan. Masa datang ke rumah tua udah jelek gitu pada seneng. Salut. Biasanya sih kalau saya, datang ke rumah yang bagus tapi ada jaring laba-laba satu sudah merasa kalau itu rumah angker. Nah ini, jaring laba-laba dimana terus lantainya rapuh, harus minum susu biar kalsiumnya enggak kurang. Anak-anaknya langsung bermain semacam permainan petak umpet gitu. Yang kalah hompimpah matanya ditutup dan disuruh nyari orang-orang. Petunjuknya Cuma suara tepuk tangan, dan maksimal yang nyari minta tepukannya 3 kali.  Di film Conjuring, hantunya malah ikutan main. Ngegangguin anak-anak yang lagi main. Kasihan, Masa kecil hantunya kurang bahagia. Pukpuk. Turut prihatin.


 
    Hantunya juga ngerepotin banget. Semua jam di rumah angkernya berhenti berputar setiap jam 03.07 pagi.  Dan enggak bergerak lagi sehabis subuh. Setiap hari keluarga itu harus mengganti baterai jam yang ada di rumah itu. Dan jam di rumah itu enggak cuma ada satu, banyak. Kalau dihitung-hitung, satu batu baterai ABC saja 1500, yang ukuran kecil. Kalau satu baterai satu jam dan di rumah itu ada 5 jam. Sudah menghabiskan 7500 dalam satu hari. Satu bulan 225000. Sepertinya profesi utama si hantunya deh. Strategi bisnis yang cerdik. Kebayang, setiap malem nyabutin baterainya, terus dijual ke Tukang Loak yang ada di Pasar Induk Khusus Hantu, tempat dimana barang-barang bekas hantu dijual. Hantunya juga kayak kucing, bikin memar si istri dari keluarga itu di setiap malem. Tiap satu malem satu memar. Malem lagi, memar lagi. Hantunya harus dilaporkan ke polisi nih, ini sudah termasuk kasus kekerasan rumah tangga. Bisa dijerat Pasal 34 KUHP. (Pasalnya ngarang)

Jam berhenti tiap pukul 03.07 dini hari


    Tiap malem, hantunya ngegodain anak cewek dari keluarga tersebut. Si anak cewek lagi enak-enak tidur dan bermimpi sama gebetan, sampe mulutnya ngorok dan ilernya netes, si hantunya jail. Narik kakinya sampai satu meter. Gangguin tidur aja tuh hantunya. Jangan-jangan hantunya nurutin saya lagi, soalnya kalau adik saya lagi tidur saya suka gelitikin kakinya. Kampret tuh hantu, benar-benar ‘based on the true story’. Terinspirasi dari kisah nyata seorang Fauzy Husni Mubarok.

    Si anak cewek yang satunya, adik dari yang suka ditarik kakinya, suka tidur berjalan. Kenapa enggak sekalian tidur berdagang? Sambil menyelam minum air. Tidur bisa, dagangpun bisa. Lumayan, menghasilkan uang. Dari suara kotak musik hantunya sering menampakkan diri. Musiknya, “Triling-triling-triling. Iya gitu, bukan suara terompet tahun baru. Bukan juga dari suara musik penjual es krim Walls lewat. Tapi kalau pakai suara musik penjual es krim Walls boleh juga tuh. Nanti si hantunya berkolaborasi sama si Shadow Masters untuk menyerang Paddle Pop. Bakalan seru filmnya, tapi bakalan ditakutin juga karena anak-anak pasti takut liat darah-darah gitu.

Shadow Masters.. huahahaha!!


    Salut juga sama pawang hantunya. Gemar mengoleksi barang-barang yang berhubungan sama pemujaan setan. Atau yang berhubungan dengan setan-setan gitu. Beda sama saya, gemar mengoleksi barang-barang dari mantan. Walaupun mantan (baca: mantan resmi) saya cuma dua. Tetap saya koleksi karena mantan adalah prestasi. Sstt, jangan-jangan.. setan-setan itu mantannya si pawang hantu. Cieee setan sama pawang hantu juga terjebak nostalgia. Sekali lagi. “Cieeee!!”

    Repot. Kesurupan di negeri barat sana repot sekali teman-teman. Untuk mengusir setan yang merasuki jiwa seseorang saja harus lapor sama Pastur dulu. Terus kalau yang kesurupannya belum dibaptis, harus lapor dulu sama Vatikan. Lama prosesnya. Kalau di Indonesia tinggal dibacain ayat kursi ke orang yang kesurupan. Muka yanng kesurupan, diciprat-cipratin air lalu di pencet jempol kakinya. Beres. Masalah terselesaikan. Cara mengusir setan tiap orang dan tiap negara berbeda, tergantung keyakinan masing-masing. Tapi. Apapun setannya.. minumnya Teh Botol Sosro!

Waktu lagi kesurupan,,


    Terakhir, endingnya bagus. Cukup mengharukan. Nonton film horror itu enaknya pas endingnya. Puas sekaligus lega. Sama seperti jika kamu jadi banci dikejar Satpol PP, dan kamu berhasil lolos. Lega deh pokoknya. Saat nonton sesak napas, pas ending paru-paru udah pindah ke leher. Jangan takut, itu efek nonton film horror. Huehehe.

    Sekian postingan saya kali ini, cukup absurd saya nulisnya. Gapapa, biar suasana enggak tegang terus. Kita sikapi dengan menyenangkan saja. Oke, selamat malam. Semoga mimpi indah. Sebelum tidur, cuci kaki sama tangan dulu. Yang belum sholat, sholat dulu. Baca do’a.
“Bismika allahuma ahya wabismika amuttu”. 
Ayat kursi dan surah Al-Fatihah. Dijamin, Anda akan dilindungi oleh Allat Swt. Dari gangguan syetan yang terkutuk.

    Have a nice dream, guys!

    #AwasKuntiDiatasLemari dan #PocongDiTempatTidurmu
   

2 comments:

  1. Lumayan bisa buat ketawa sob cerpennya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tertawalah sepuasnya bang.. haha sebenernya sih postingan ini saya maksudkan buat serem-sereman lho.. malah lucu sih? bingung.

      Delete

Pembaca setia yang sudah membaca, silahkan berkomentar sebebas mungkin dan seobjektif mungkin. Namun, jangan kasar-kasar soalnya penulis di sini lembut sekali hatinya. Sangat direkomendasikan untuk memberi saran dan kritik, bila mau pujian juga gak apa-apa. Love. You.

Follow by Email