Posts

Mau Bahas Apa?

Image
Untuk blog.
Mau bahas apa? Atau a-nya ada dua biar gak terkesan jutek.
Mau bahas apaa?
Nah, sip.  Fyi, APA itu kalo di Amerika Serikat itu singkatan dari American Psychological Association. Kalo mau bahas APA di sana urusannya panjang. Harus minta izin dulu, ngajuin proposal, proses negosiasi yang cukup memakan waktu, bikin paspor sama visa, nuker uang dollar dulu ke warung kalo di warung gak ada atau gak ada yang mau nuker uang pura-pura beli neozep forte dulu aja pasti dikasih kembalian uang dollar alias recehan. 

Sebenarnya kalo blogger udah cerita soal keresahannya bikin konten kayak bikin postingan dengan judul "Mau Bahas Apa?", itu udah pasti menjurusnya ke unboxing, reaction, sama Q n A.  
Gua mau minta maaf sama para subscriber, warga net, pembaca setia, netizen Indonesia yang komen-komen di Instagram dan Youtube para content creator itu selalu gua tunggu-tunggu seperti sudah menjadi bacaan wajib referensi dari guru besar kuliah umum. Sekali lagi gua minta maa…

Mental Health Bagi Pekerja dan Mahasiswa

Image
Untuk blog.
Sebagai mahasiswa psikologi, gua ingin mengingatkan kepada orang-orang dewasa yang telah menghabiskan banyak waktu di tempat kerja. Kesehatan mental sangat penting untuk diperhatikan saat ini, terutama di era modern seperti sekarang. Kondisi kesehatan mental seperti depresi, kegelisahan, perubahan mood secara tiba-tiba, dan juga stress sedang menjadi isu yang sedang hangatnya diperbincangkan saat ini. Gangguan tersebut sangat rentan beresiko negatif into your productivity di tempat kerja. Sekarang ini sudah saatnya untuk pembaca setia yang mungkin sudah bekerja meningkatkan awareness-nya terhadap kesehatan mental sendiri dan orang-orang di sekitarnya dalam lingkungan kerja yang sedang saat ini digeluti. Apakah lingkungan cenderung negatif terhadap kesehatan mental Kakak-Kakak sekalian?
WHO menyebutkan secara global, 300 juta orang di dunia menderita depresi, 250 juta orang mengalami gangguan kecemasan, dan banyak sekali orang-orang yang mengalami dua gangguan tersebut sek…

Mechanical Defense

Image
Untuk blog.
Halo, gimana kabarnya, nih?
Udah kayak hukum alam aja di setiap semester dalam perkuliahan pasti dosennya beda-beda. Bukan cuma tiap semester dan dosen, sebenarnya, di mana-mana dan kapan aja kita nemu orang yang beda-beda.
Ada dosen yang bikin kita seneng, ada yang bikin kita males ngikutin perkuliahannya—ngeliat mukanya aja males, bahkan ada dosen yang sekali dia buka mulutnya satu kelas menguap.
Kita mulai dari dosen yang bikin gua males ngikutin perkuliahannya. Yaitu dosen yang ngasih tugas tapi gak dikumpulin. Pas hari H-nya pun gak ditanyain apakah minggu lalu ada tugas apa enggak dan seenak jidatnya aja ngasih tugas lagi, terus kabur pula. Gua sih gak masalah dia ninggalin kelas, tapi pas dia ngasih tugas selalu timbul pertanyaan, apakah habis ini gua kerjain terus selesai nanti gak dia koreksi lagi? Apakah ini cuma tugas yang bakal dia lupakan, sedangkan dia malah asyik-asyik bersenang-senang di luar sana lalu kembali lagi dengan serangan amnesia kecil? Dan kadang sel…

Me and Baby Driver

Image
Untuk blog.
Hei it’s me, again.
Baby Driver adalah sebuah judul film yangg nyeritain seorang pemuda bernama Baby yang punya penyakit tinitus—masalah pendengaran yang mengharuskan dia selalu mendengarkan musik via headset agar selalu fokus, kalo gak gitu telinganya akan berdenging. Yep, he’s a driver. Lebih ke driver yang agak keren dikit dari Grab Driver karena penumpangnya itu para penjahat dan tugas Baby adalah meloloskan para penjahat itu dari kejaran para polisi. Baby punya keinginan untuk melunasi hutangnya kepada Doc dan menjalani kehidupan normal layaknya orang-orang baik, tidak hidup dari uang haram dengan membantu kriminal.

Baby yang diperankan oleh Ansel Elgort punya banyak sekali kemiripan sama gua. Setelan Baby itu sama persis yang selalu gua pake tiap kali berkendara di jalanan: pake celana jeans, kaos dibalut jaket varsity (yang gua pake varsity yang kawe tentunya), dan kacamata hitam dengan headset berkabel putih menghiasi telinga. Bedanya Baby kendaraannya mobil nah ka…

Mental Breakdown

Image
Untuk blog.

Emang, ya, kesehatan mental kita itu gak bisa ditebak arahnya kayak capung kalo terbang. Kala itu, hampir semingguan hari-hari pertama semester tiga gua ngerasa hidup baik-baik saja, seperti grafik yang cenderung stabil dan lumayan meningkat, eh, lalu tiba-tiba di akhir pekan mendapatkan sebuah breaking point yang gak bisa ditebak yang gua sebut sebagai 'Mental Breakdown'. 

Ketika Hari Kamis gua bermain PES di kosan temen dengan tiga teman gua, Ata, Lutfi, dan Peter. Sistem pertandingan dilakukan dengan sistem liga atau klasemen atau yang sering disebut sistem bertemu bukan sistem gugur. Jadi kebagian bertemu semua lawan lalu yang paling banyak menang akan mendapat poin paling banyak dan dialah juaranya. Poin kalo menang dapat tiga poin, kalo draw cuma satu poin, kalo kalah good-bye alias zero poin. 

Satu kali gua draw, satu kali menang.. tapi di pertandingan ketiga.. gua kalah. 
Rasanya itu nyesek padahal satu langkah lagi puncak klasemen, rasa yang sama ketika seha…

Sri Retno Rochmawati

Image
8 Juni 2002.
Tanggal yang keren, bersahaja, dan imut, plus cantik, serta manis jelita.

My sister was born on today, June 8th. Namanya Sri Retno Rochmawati, biasa dipanggil Enok. Retno. Gak tau kenapa pas terakhir liburan kita sepakat pakai panggilan kakak adik yang tidak biasa, gara-gara abis nonton film Cek Toko Sebelah bareng di bioskop, terbitlah ide kalo kita panggilnya Koh-Nnci. Jadi saya manggil dia Nci. Dia manggil saya Koh. Hehehe. Walaupun ya, agak gimana gitu, soalnya kita kan orang Sunda biasa manggilnya kan Aa-Enok.
Di hari yang spesial ini, Aa mau cerita soal kamu, Nok.
Entah kenapa kalo ngebayangin pas kamu lahir itu inget topeng monyet. Soalnya, pas Aa berangkat ke bidan yang jadi tempat ngelahirin kamu, di perjalanan ngeliat orang di pinggir jalan pake topeng monyet warna hitam. Joget-joget gitu di pinggir jalan. Waktu itu, Aa, berangkat sama Aa Bagja, itu anaknya Wa Buang, naek becak dianterin sama dia ke bidan tempat kamu lahir. Ada firasat apa nih, jangan-jangan ad…

Kecenderungan

I don't know, man ..
Bu dosen psikologi perkembangan di kampus pernah bilang, "Kita main kecenderungan di sini." Okey, that's the setup.
Dia melanjutkan, "Manusia yang dari kecil sering tidak dianggap, maka seiring dia dewasa maka keinginan untuk dianggapnya semakin besar."
Kecenderungan.
Mungkin yang dimaksud kecenderungan juga bisa seperti ini, orang yang terlihat bahagia ketika situasi sosial mungkin ketika sendirian dia merasa sedih. Dan, yang kedua, orang yang merasa sedih atau sendiri di situasi sosial, ketika sendirian, dia mendapati dirinya bahagia.
Pembaca yang budiman? Anda yang mana? Karena mainnya kecenderungan, manusia gak bisa mendapati dirinya bahagia terus menerus, kan? Jika Anda selalu hepi, maka ada yang salah dengan diri Anda, Anda maniak.
Well..